InfrastrukturJawa Timur

Jalan Usaha Tani Genilangit Magetan Dibangun dengan Dana BKKD Rp100 Juta, Petani Tak Lagi Khawatir Jalan Licin

×

Jalan Usaha Tani Genilangit Magetan Dibangun dengan Dana BKKD Rp100 Juta, Petani Tak Lagi Khawatir Jalan Licin

Sebarkan artikel ini
Pengecoran jalan usaha tani di Desa Genilangit Magetan menggunakan dana BKKD.
Suasana pengerjaan proyek betonisasi jalan usaha tani di Blok Kimalang Yudho, Desa Genilangit, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, yang dibiayai dari dana BKKD Provinsi 2026.

Jalan Usaha Tani Cor Beton 207 Meter Dibangun Lewat BKKD Magetan 2026

MAGETAN — DETIKREPORTASE.COM | Akses mobilitas para petani menuju kawasan sentra persawahan di Desa Genilangit, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini mendapatkan sentuhan pembangunan infrastruktur yang signifikan. Melalui alokasi dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Provinsi Tahun Anggaran 2026 senilai Rp100 juta, pemerintah desa mulai mengebut pengerjaan fisik jalan usaha tani guna mendongkrak efisiensi sektor pertanian warga.

​Infrastruktur jalan tani ini memegang peranan vital bagi denyut perekonomian warga Genilangit yang mayoritas menggantungkan sumber penghidupan harian dari bercocok tanam. Sebelumnya, mobilitas warga di jalur tersebut kerap terkendala karena kondisi fisik jalan yang masih berupa tanah murni, sehingga sangat licin, berlumpur, dan membahayakan keselamatan saat diguyur hujan deras.

​Spesifikasi Teknis: Dibangun dengan Konstruksi Cor Beton

​Proyek pembangunan infrastruktur pedesaan ini dipusatkan di area Blok Kimalang Yudho, tepatnya di wilayah RT 006/RW 001, Desa Genilangit.

​Guna menjamin ketahanan dan usia pakai yang panjang, jalur akses tersebut dibangun menggunakan spesifikasi konstruksi cor beton dengan rincian teknis sebagai berikut:

  • Panjang lintasan: Kurang lebih 207 meter.
  • Lebar badan jalan: 2,5 meter.
  • Ketebalan cor beton: 12 sentimeter.

​Melalui spesifikasi tersebut, jalan ini tidak hanya dirancang sekadar menjadi jalur pejalan kaki, melainkan mampu menahan beban lalu lintas kendaraan roda dua hingga traktor tangan (hand tractor) yang biasa digunakan petani untuk mengolah lahan sawah.

​Dikerjakan Secara Swakelola oleh Masyarakat Setempat

​Perangkat Desa Genilangit, Maryanto, mengungkapkan bahwa mekanisme pelaksanaan proyek ini dilakukan secara swakelola penuh. Seluruh tenaga kerja yang dilibatkan dalam proses pengecoran direkrut langsung dari warga masyarakat lokal setempat.

​Berdasarkan perencanaan teknis, durasi pengerjaan fisik jalan tani ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 11 hari kerja.

​Sistem swakelola ini dinilai memberikan efisiensi anggaran sekaligus menghadirkan dampak positif ganda (multiplier effect), di mana warga tidak hanya menjadi penikmat akhir bangunan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembangunan fasilitas desa mereka sendiri.

​Apresiasi Pemdes: Memangkas Hambatan Distribusi dan Tingkatkan Produktivitas

​Kepala Desa Genilangit, Pardi, menyambut baik turunnya alokasi dana BKKD dari pemerintah provinsi. Menurutnya, perubahan wujud jalan dari tanah liat menjadi cor beton memberikan angin segar bagi para petani setempat, terutama dalam menghadapi musim penghujan.

​“Dengan adanya bantuan ini, akses petani menuju area persawahan menjadi lebih mudah dan cepat. Di musim hujan jalan sudah aman dan tidak licin lagi,” ujar Pardi penuh syukur.

​Selain mempermudah pengangkutan sarana produksi pertanian (seperti pupuk dan bibit) serta mempercepat evakuasi hasil panen, infrastruktur cor beton ini diandalkan mampu meredam laju erosi tanah yang sebelumnya kerap menggerus badan jalan kala debit air hujan tinggi.

​Pardi berharap sinergi dan dukungan program bantuan keuangan dari pemerintah provinsi dapat terus berlanjut di masa mendatang agar roda pembangunan di wilayah perdesaan semakin akseleratif.

​“Harapan kami selaku Pemerintah Desa Genilangit, Pemerintah Provinsi dapat terus membantu memberikan bantuan pembangunan melalui BKKD, supaya Desa Genilangit semakin maju, masyarakat semakin makmur dan sejahtera,” pungkasnya.

​Kehadiran jalan usaha tani yang layak ini diharapkan mampu memangkas hambatan distribusi logistik pertanian secara efektif, menekan biaya operasional angkut, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan serta produktivitas petani di Desa Genilangit.

​✍️ Penulis : Daen | editor : redaksi | Magetan – Jawa Timur

DETIKREPORTASE.COM — Membangun Akses, Menguatkan Petani, Mendorong Ekonomi Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250