Pelalawan, Detikreporase.com–
Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Dusun Tua dan sekitarnya hampir sehari semalam menyebabkan putusnya jalan di Sungai Payoatap pada Minggu (23/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat dan petani sawit menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT IIS. Akibatnya, aktivitas ekonomi warga terhambat, distribusi hasil panen sawit terganggu, dan masyarakat kesulitan menjangkau kebun mereka. Selain itu, sejumlah rumah warga juga dilaporkan terendam banjir akibat luapan air dari sungai yang meluap.
DPRD Pelalawan: Perbaikan Harus Segera!
Situasi ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Pelalawan, Marwan, SH, yang langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan dan permukiman warga yang terdampak. Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus segera ditangani agar tidak terus berulang setiap tahun. Menurutnya, jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak jika hanya mengandalkan gorong-gorong.
“Kita harus merencanakan pembangunan jembatan yang lebih matang, bukan hanya mengandalkan gorong-gorong lagi. Selain itu, harus dikaji juga penyebab banjir ini, baik dari hulu maupun hilir, supaya bisa diatasi dan tidak terjadi terus setiap tahunnya,” ujar Marwan saat diwawancarai di lokasi kejadian, Minggu siang.
Ia juga menegaskan bahwa perbaikan harus masuk dalam perencanaan pembangunan infrastruktur agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kami akan memastikan agar ini menjadi perhatian serius, sehingga anggaran dan eksekusi pembangunannya bisa segera direalisasikan tanpa berlarut-larut. Jangan sampai setiap tahun warga menghadapi masalah yang sama tanpa solusi permanen,” tambahnya.
Marwan, SH juga menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa, PT IIS, dan PT Musimmas, untuk mencari solusi konkret agar jalan segera diperbaiki dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.
Pihak Desa dan Perusahaan Sepakat untuk Perbaikan
Sekretaris Desa (Sekdes) Dusun Tua, Ratman, yang dihubungi oleh Detik Reportase, berharap pihak terkait segera turun tangan agar akses masyarakat bisa kembali normal dan warga yang terdampak banjir mendapatkan bantuan.
“Kami meminta perhatian serius dari pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan ini. Warga sangat bergantung pada jalur ini untuk ke kebun dan aktivitas lainnya. Jika dibiarkan berlarut-larut, dampaknya bisa lebih besar, apalagi beberapa rumah warga juga ikut terendam banjir,” kata Ratman.
Sementara itu, Humas PT IIS, Jefri, menyatakan bahwa perusahaan telah mengetahui kejadian ini dan berkomitmen untuk segera melakukan koordinasi guna mempercepat perbaikan jalan.
“Kami sudah mengetahui kondisi jalan yang putus akibat banjir ini. Saat ini, kami segera mengkaji langkah teknis agar proses perbaikan bisa dimulai dalam waktu dekat. Kami berkomitmen untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar akses warga bisa segera kembali normal,” ujar Jefri kepada Detik Reportase, Minggu siang.
Warga Resah, Jalan Alternatif Tidak Memadai dan Rumah Tergenang
Jalan yang putus ini menjadi perbincangan hangat di berbagai grup WhatsApp masyarakat Dusun Tua dan sekitarnya. Banyak warga mengeluhkan bahwa jalan tersebut adalah satu-satunya akses utama menuju PKS PT IIS dan kebun mereka.
Ridwan (45), seorang petani sawit, mengungkapkan bahwa putusnya jalan ini sangat berdampak pada aktivitas ekonomi warga.
“Kami berharap jalan ini cepat diperbaiki karena ini jalan utama menuju pabrik. Kalau jalan putus begini, kami kesulitan untuk menjual hasil panen sawit ke perusahaan. Biasanya, setiap hari kami bisa mengantar hasil panen, sementara jalan alternatif lain tidak ada menuju pabrik,” kata Ridwan.
Senada dengan Ridwan, Suharto (50), warga lainnya, menyampaikan bahwa jalan ini bukan hanya akses ekonomi, tetapi juga jalur utama masyarakat menuju kebun dan pemukiman mereka. Jika tidak segera diperbaiki, beberapa warga terancam terisolasi.
“Jalan ini bukan hanya untuk mengangkut sawit ke pabrik, tapi juga akses utama masyarakat menuju kebun. Selain itu, beberapa rumah warga juga sudah kebanjiran karena luapan sungai. Jika tidak segera diperbaiki dan ditangani, situasi ini bisa semakin parah,” ungkap Suharto.
DPRD Pelalawan Dorong Perbaikan Cepat
Menanggapi berbagai keluhan warga, Marwan, SH menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong pemerintah daerah dan perusahaan terkait untuk segera mengambil langkah konkret.
“Ini bukan hanya tentang perbaikan jalan, tapi juga tentang keberlangsungan ekonomi dan keselamatan warga. Saya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan bisa dilakukan secepatnya. Jangan sampai warga kehilangan akses ekonomi mereka dan semakin terdampak akibat banjir yang belum surut,” tegasnya.
Masyarakat berharap perbaikan ini segera terealisasi agar aktivitas ekonomi tidak lumpuh lebih lama dan warga yang terdampak banjir bisa segera mendapatkan bantuan.
📌 Detik Reportase akan terus memantau perkembangan situasi ini. Jika Anda memiliki informasi tambahan terkait kejadian ini, hubungi atau kontak redaksi kami.
💬 Bagikan berita ini agar pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan!
✍ Diky HR | Redaksi Detikreportase.com





