Ketimpangan Akses Listrik di Pedalaman Sanggau
SANGGAU | DETIKREPORTASE.COM – Semangat kemerdekaan dan pemerataan pembangunan kembali dipertanyakan. Hingga lebih dari tujuh dekade Indonesia merdeka, warga Dusun Segok–Sebaboy, Desa Sebuduh, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mengaku belum pernah menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kondisi ini menegaskan adanya kesenjangan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio elektrifikasi nasional telah melampaui 99 persen. Namun capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan. Sejumlah desa di Kalimantan Barat masih tercatat belum teraliri listrik PLN secara permanen.
Warga Dusun Segok–Sebaboy menyebut telah berulang kali mengajukan permohonan pemasangan jaringan listrik melalui proposal resmi kepada pemerintah dan instansi terkait. Ketiadaan tindak lanjut ini juga mencerminkan perlunya kepastian hukum dan administrasi yang jelas, sebagaimana diatur dalam :
KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026 di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Kehidupan Warga? Ini Aturan Kunci yang Wajib Dipahami Publik
yang menegaskan kepastian hukum sebagai landasan pengelolaan administrasi publik.
Dampak Kehidupan dan Pendidikan Masyarakat
Medi, salah seorang warga, mengatakan bahwa ketiadaan listrik telah berlangsung selama puluhan tahun dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
“Sudah puluhan tahun kami hidup tanpa listrik negara. Proposal kami ajukan dari tahun ke tahun, terakhir pada 2025, tetapi sampai sekarang tidak ada jawaban. Kami merasa seperti diabaikan,” ujar Medi.
Paulus, warga lainnya, menambahkan bahwa dusun mereka sama sekali belum pernah dialiri listrik PLN. Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan tenaga surya dengan kapasitas terbatas, sehingga untuk penerangan saja kadang tidak cukup, apalagi untuk belajar anak-anak.
Keterbatasan listrik membuat warga tidak dapat menggunakan peralatan elektronik dasar secara optimal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan petani yang membutuhkan listrik untuk pengolahan hasil produksi.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ketersediaan listrik menjadi indikator penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama pada aspek pendidikan dan standar hidup layak.
Permintaan Warga dan Evaluasi Pemerintah
Warga menilai belum teralirinya listrik ke Dusun Segok–Sebaboy mencerminkan belum optimalnya prinsip keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Sanggau. Di tengah gencarnya program pembangunan nasional dan daerah, mereka masih harus hidup tanpa akses energi dasar.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Sanggau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Pemerintah Pusat untuk turun langsung ke lapangan, melakukan verifikasi kondisi wilayah, dan merealisasikan program elektrifikasi secara konkret.
Kasus ini juga mengingatkan pentingnya transparansi dan pengawasan, sejalan dengan :
Peta Besar OTT KPK di Indonesia: Dari Pajak hingga Kepala Daerah, Begini Wajah Korupsi yang Terbongkar
yang menunjukkan perlunya akuntabilitas aparat dalam menindak berbagai kasus di lapangan.
Selain itu, ketimpangan infrastruktur publik ini sejalan dengan kasus:
Skandal Pupuk Subsidi di Pelalawan – Riau: Cermin Rapuhnya Tata Kelola Subsidi dan Ujian Ketahanan Pangan Nasional
yang memperlihatkan pentingnya pemerataan layanan dasar untuk seluruh masyarakat.
Harapan Warga dan Solusi Konkret
Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti pengajuan mereka. Penyediaan listrik dari PLN bukan hanya soal penerangan, tetapi juga akses pendidikan, informasi, dan pengembangan ekonomi. Tenaga surya yang terbatas tidak cukup untuk menopang kebutuhan desa, apalagi dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat pedalaman.
Masyarakat menekankan bahwa langkah nyata pemerintah harus lebih dari sekadar wacana, agar pembangunan nasional dapat dirasakan merata, sesuai semangat kemerdekaan dan prinsip keadilan sosial.
✍️ Tim | detikreportase.com | Sanggau – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Akses Listrik Merata, Keadilan Sosial, Desa Terinformasi





