BeritaNusa Tenggara Timur

Bupati Sikka Pimpin Rakor Penyelesaian Tuntutan Kenaikan Upah: Pentingnya Dialog Terbuka

362
×

Bupati Sikka Pimpin Rakor Penyelesaian Tuntutan Kenaikan Upah: Pentingnya Dialog Terbuka

Sebarkan artikel ini

Dialog untuk Menjembatani Kepentingan Buruh dan Pengusaha

SIKKA | DETIKREPORTASE.COM – Suasana serius namun penuh harapan terasa di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Jalan Eltari, Maumere, Selasa (2/9/2025). Rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin langsung oleh Bupati Sikka, **Juventus Prima Yoris Kago**, membahas penyelesaian tuntutan kenaikan upah para buruh di Pelabuhan Laurens Say Maumere. Hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka Valerianus Samador, SP serta Kepala KSOP Pelabuhan Laurens Say Maumere Rian Partigor. Pertemuan ini dihadiri pula perwakilan serikat buruh, perwakilan pengusaha, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Juventus menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka dan sehat. Baginya, penyelesaian tuntutan buruh tidak boleh sekadar administratif, tetapi juga harus memperhatikan rasa keadilan dan keberlangsungan usaha.

> “Kami memahami aspirasi para pekerja, namun juga mempertimbangkan kondisi para pelaku usaha. Pemerintah hadir sebagai penengah, untuk mencari solusi terbaik yang tidak merugikan salah satu pihak,” tegas Bupati Juventus disambut anggukan peserta rakor.

Tuntutan Buruh: Upah Layak dan Perlindungan Kerja

Dalam forum tersebut, perwakilan buruh menyampaikan beberapa tuntutan utama. Mereka menekankan perlunya penyesuaian **Upah Minimum Kabupaten (UMK)** sesuai dengan inflasi dan kebutuhan hidup layak. Selain itu, buruh juga meminta adanya kepastian perlindungan kerja, terutama di sektor pelabuhan yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja. Seorang perwakilan serikat buruh menegaskan, tuntutan ini bukan sekadar soal angka, melainkan juga menyangkut martabat pekerja.

> “Kami bekerja keras setiap hari demi kelancaran aktivitas di pelabuhan. Harapan kami, pemerintah dan pengusaha bisa melihat kondisi nyata di lapangan. Upah layak adalah hak dasar kami,” ungkap salah satu buruh dalam forum tersebut.

Tuntutan buruh ini tidak berdiri sendiri. Data BPS Kabupaten Sikka menunjukkan bahwa inflasi tahunan mencapai lebih dari 4 persen, sementara harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Situasi ini membuat daya beli pekerja semakin tergerus.

Kesepakatan Awal: Tim Kecil untuk Merumuskan Rekomendasi

Setelah mendengarkan paparan dari berbagai pihak, rakor akhirnya menghasilkan sebuah kesepakatan penting: pembentukan tim kecil yang terdiri dari unsur pemerintah, perwakilan buruh, dan pengusaha. Tim ini akan melakukan kajian mendalam terkait tuntutan kenaikan upah serta kondisi riil perekonomian daerah. Hasil kajian ini nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi yang akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, menegaskan bahwa proses ini harus dijalankan secara transparan.

> “Kami tidak ingin ada pihak yang merasa ditinggalkan. Karena itu, kajian harus objektif, berbasis data, dan melibatkan semua unsur,” ujar Valerianus.

Kesepakatan pembentukan tim kecil ini disambut positif oleh para peserta rapat. Bagi buruh, langkah ini membuka jalan dialog yang lebih konstruktif. Bagi pengusaha, tim ini menjadi ruang untuk menyampaikan masukan terkait kondisi keuangan dan keberlanjutan usaha mereka.

Pentingnya Dialog Terbuka untuk Keberlanjutan Sosial Ekonomi

Rakor yang dipimpin Bupati Sikka ini memberikan pelajaran penting bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan secara sepihak. Dibutuhkan ruang dialog yang tulus, di mana suara buruh, pengusaha, dan pemerintah didengar secara seimbang. Bupati Juventus menutup pertemuan dengan pesan moral yang kuat.

> “Pemerintah tidak boleh hanya berpihak pada salah satu pihak. Kami hadir untuk semua. Saya berharap tim kecil ini bekerja dengan sungguh-sungguh, agar kita bisa menemukan jalan keluar yang adil dan berkelanjutan,” ucapnya.

Pesan ini mencerminkan semangat kepemimpinan yang humanis sekaligus realistis. Di tengah dinamika ekonomi global yang berpengaruh hingga ke daerah, sikap terbuka dan musyawarah menjadi kunci agar stabilitas sosial tetap terjaga.

Langkah ini juga memberi sinyal positif bagi dunia usaha bahwa pemerintah daerah siap menjadi mitra dalam menjaga iklim investasi, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Dengan demikian, buruh mendapatkan kepastian upah layak, sementara pengusaha tetap bisa mengembangkan bisnis secara sehat.

✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Maumere – Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM : Buruh Sejahtera, Daerah Sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250