Jembatan Sungai Kepari Menjadi Infrastruktur Kunci Penghubung Wilayah Laur Hulu
KETAPANG, KALİMANTAN BARAT – DETİKREPORTASE.COM | Komitmen negara dalam memperkuat pembangunan desa kembali terlihat di Kabupaten Ketapang. Bupati Ketapang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sungai Laur, Desa Selangkut Raya, Senin (9/2/2026), guna memastikan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berjalan optimal dan tepat sasaran.
Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan pembangunan Jembatan Sungai Kepari, salah satu proyek strategis dalam program TMMD yang saat ini telah memasuki tahap pembangunan abutment atau pondasi jembatan rangka baja.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan terus dikawal hingga dapat difungsikan secara aman dan maksimal bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan ini bukan hanya sarana fisik, tetapi infrastruktur vital yang akan mengubah pola mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan jembatan ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama bagi aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat,” ujar Bupati Ketapang saat berada di lokasi proyek.
Di tengah tekanan biaya logistik dan perubahan dunia kerja, UMKM Indonesia dituntut beradaptasi dengan dua hal utama: teknologi dan efisiensi distribusi.
Transformasi ini juga tercermin dalam perubahan lanskap kerja akibat kecerdasan buatan:
https://detikreportase.com/gemini-ai-mengubah-dunia-kerja-di-jakarta-ancaman-atau-peluang-bagi-pekerja-indonesia/
TMMD Menjadi Motor Akses Ekonomi dan Pelayanan Dasar Warga Desa
Menurut Bupati Ketapang, Jembatan Sungai Kepari akan menjadi akses penting bagi tujuh desa di wilayah Laur Hulu, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.
Selain itu, jembatan ini juga akan membuka akses yang lebih mudah terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan mobilitas harian warga. Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala utama dalam mendorong kemajuan wilayah pedesaan.
Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat integrasi ekonomi desa dengan pusat-pusat aktivitas di Kabupaten Ketapang.
Bupati juga menekankan bahwa program TMMD bukan hanya soal membangun fisik, tetapi menjadi sarana memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Sinergi Pemda dan TNI dalam Mempercepat Pembangunan Pedesaan
Pelaksanaan TMMD di Sungai Laur merupakan contoh nyata sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
Bupati Ketapang menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah, khususnya bagi desa-desa yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur dasar.
Melalui pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD dinilai menjadi salah satu instrumen efektif untuk mengurangi kesenjangan wilayah dan memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.
Dampak Jangka Panjang Infrastruktur TMMD bagi Ketapang
Dengan berfungsinya Jembatan Sungai Kepari, kawasan Laur Hulu diproyeksikan akan mengalami peningkatan aktivitas ekonomi dan sosial. Arus barang dan jasa menjadi lebih lancar, biaya distribusi menurun, dan akses masyarakat terhadap pelayanan publik semakin terbuka.
Bupati Ketapang menutup kunjungannya dengan menegaskan bahwa pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, proyek TMMD di Ketapang diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh warga desa.
✍️ Slamet | detikreportase.com | Ketapang – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Infrastruktur dan Uang Rakyat





