Jawa TengahSosial

Bukan Sekadar Lomba, Tiga SPPG di Purworejo Rajut Kekompakan dalam Semangat Kemerdekaan

×

Bukan Sekadar Lomba, Tiga SPPG di Purworejo Rajut Kekompakan dalam Semangat Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Para relawan dari tiga SPPG di Purworejo saat mengikuti senam dan perlombaan HUT ke-81 RI di Kemiri Lor.
Relawan SPPG Botodaleman, Kemiri Lor, dan Kalikotes merajut kekompakan melalui senam dan aneka perlombaan meriah memperingati HUT ke-81 RI di Kemiri Lor, Purworejo, Sabtu (29/8/2026).

 

Rayakan HUT ke-81 RI, Relawan SPPG Botodaleman, Kemiri Lor, dan Kalikotes Gelar Senam Bersama dan Aneka Perlombaan Meriah

PURWOREJO — DETIKREPORTASE.COM | Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tidak selalu harus diisi dengan panggung megah dan seremoni formal. Di Desa Kemiri Lor, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, semangat kemerdekaan justru dirajut lewat cara sederhana namun penuh kehangatan: berkumpul, berolahraga, berlomba, dan saling menguatkan dalam kebersamaan.

​Semangat kekeluargaan inilah yang mewarnai kegiatan temu akrab dan lomba memperingati HUT kemerdekaan yang mempertemukan para relawan dari tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purworejo pada Sabtu (29/8/2026).

​Ajang kebersamaan yang dipusatkan di SPPG Kemiri Lor, Dusun 2, ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan dirancang sebagai ruang strategis guna mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkokoh kekompakan antar-relawan.

​Tiga SPPG yang berpartisipasi dalam acara ini meliputi:

  • SPPG Botodaleman (Kecamatan Bayan) di bawah naungan Yayasan Laksana Harapan Bangsa.
  • SPPG Kemiri Lor (Kecamatan Kemiri) di bawah naungan Yayasan Berkah Tani Jaya.
  • SPPG Kalikotes (Kecamatan Pituruh) di bawah naungan Yayasan Berkah Tani Jaya.

​Dimulai dari Semangat Kebangsaan dan Senam Ceria

​Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama, dilanjutkan dengan doa bersama demi kelancaran kegiatan.

​Suasana langsungmencair ketika ratusan relawan dan warga sekitar berpartisipasi dalam sesi senam bersama. Gelak tawa dan antusiasme peserta menciptakan atmosfer keakraban yang meleburkan sekat-sekat rutinitas kerja harian mereka.

​Kemeriahan semakin menjadi saat berbagai macam perlombaan khas tujuh belasan digelar. Menariknya, panitia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi warga masyarakat sekitar Kemiri Lor untuk ikut ambil bagian.

​Keterlibatan warga setempat membuat perayaan kemerdekaan ini terasa semakin membumi—bukan sekadar agenda internal kelompok, melainkan sarana mempererat hubungan sosial dengan masyarakat di lingkungan tempat mereka mendaratkan pelayanan.

​Berawal dari Gagasan Memperkuat Solidaritas Tim

​Ide di balik terselenggaranya kegiatan ini digagas langsung oleh Owner SPPG Botodaleman, Wikan Santoso, bersama Owner SPPG Kemiri Lor, Muhyasir.

​Keduanya memandang momentum HUT Kemerdekaan RI sebagai peluang emas untuk menyegarkan semangat para relawan yang setiap hari berjibaku menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

​“Yang paling penting bukan siapa yang menang atau mendapatkan hadiah. Kami ingin membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan dan membuat tim semakin kompak,” ungkap inisiator kegiatan tersebut.

​Prinsip ini menegaskan bahwa solidnya sebuah tim tidak hanya ditempa di dalam ruang kerja formal, tetapi juga melalui interaksi santai, komunikasi terbuka, dan kegembiraan bersama di luar rutinitas.

​Bertabur Hadiah Menarik dan Doorprize Spektakuler

​Untuk menambah semarak suasana, panitia telah menyiapkan berbagai macam hadiah menarik bagi para peserta lomba. Mulai dari barang elektronik kebutuhan rumah tangga hingga hadiah utama yang dinanti-nanti, seperti sepeda listrik, kulkas, kipas angin, hingga kompor gas.

​Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah menggema setiap kali undian doorprize dibacakan satu persatu oleh panitia, menghadirkan kejutan dan keceriaan tersendiri bagi para peserta yang hadir.

​Namun, di penghujung acara, seluruh peserta sepakat bahwa hadiah bukanlah tujuan utama. Senyum tawa, keakraban, dan eratnya rasa persaudaraan menjadi “hadiah” terindah yang dibawa pulang oleh masing-masing relawan.

​Dari Lapangan Lomba Menuju Pelayanan yang Lebih Solid

​Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Perayaan sederhana di Kemiri Lor ini meninggalkan pesan mendalam bahwa esensi kemerdekaan diisi dengan merawat persatuan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat gotong royong di tengah masyarakat.

​Bagi keluarga besar ketiga SPPG di Purworejo ini, kebersamaan yang terjalin menjadi modal sosial yang kuat. Bukan tentang seberapa besar panggung yang dibangun, melainkan tentang bagaimana orang-orang berkumpul, saling menguatkan, dan siap kembali memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tim yang jauh lebih solid.

​✍️ Edvin Riswanto | Editor: Redaksi | Purworejo – Jawa Tengah

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250