Madiun–Detikreportase.con–Berawal dari keterbatasan lapangan kerja dan banyaknya pemuda yang menganggur setelah lulus sekolah, ia berinisiatif merintis usaha kecil dari nol. Dengan modal keberanian dan semangat pantang menyerah, usahanya kini berkembang dan mampu menyerap tenaga kerja muda di Desanya.Saat di temui oleh awak media,Budi Santoso menceritakan kisah awal mula dirinya mempunyai ide kreatif,yang langsung ia wujudkan.Rabu(21/10/2026)
“Saya ingin membuktikan bahwa di desa pun kita juga bisa sukses. Tidak harus ke kota untuk mendapatkan penghasilan. Kalau kita mau kreatif, Desa adalah sumber peluang yang tidak ada habisnya,” ujarnya.
Usaha yang di tekuni meliputi kerajinan tangan yang terbuat dari kayu dan kulit sapi,sablon,alat musik perkusi,jasa recording,editing audio,pembuatan konten kreatif.Kerajinan tangan dari kayu nangka dapat di bentuk menjadi kendang,rebana,piring,gelas,asbak dan lain sebagainya.Sedang kerajinan kulit sapi seperti ikat pinggang,dompet dan lain-lain.Untuk pemasaran sudah sampai luar negeri,seperti Malaysia,Taiwan.
Kini, berkat kegigihannya, banyak pemuda Desa yang dulunya menganggur kini memiliki penghasilan tetap, terhindar dari kenakalan remaja, dan bisa membantu ekonomi keluarga. Ia bukan hanya membuka lapangan kerja, tapi juga membuka harapan baru bagi masa depan pemuda Desa.
Anak muda biasanya bercita-cita kerja di kota besar. Tapi pemuda satu ini justru memilih pulang ke desa dan membangun usaha sendiri.
Dari usaha kecil yang dulu diremehkan, kini ia berhasil menciptakan lapangan pekerjaan untuk puluhan pemuda di Desanya. Anak-anak muda yang dulu nongkrong tanpa arah, sekarang punya kerjaan, punya penghasilan, dan bisa banggakan orang tua.
Salut! Inilah bukti kalau pemuda desa itu kreatif, tangguh, dan bisa jadi penggerak ekonomi dan kemajuan Desa. Semoga semakin banyak pemuda seperti ini.(Daen)





