Jawa TengahPeristiwa

Audiensi di PN Pati Berujung Ricuh, Botok Siram Air ke Arah Hakim

×

Audiensi di PN Pati Berujung Ricuh, Botok Siram Air ke Arah Hakim

Sebarkan artikel ini
Petugas keamanan menenangkan situasi setelah insiden penyiraman air terhadap Juru Bicara PN Pati Retno Lastiani saat audiensi AMPB, Jumat (9/10/2026).
Suasana audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di Pengadilan Negeri Pati yang berakhir ricuh dan penyiraman air mineral

Aksi penyiraman air mineral terjadi saat audiensi AMPB di PN Pati

​PATI — DETIKREPORTASE.COM | Suasana audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Pengadilan Negeri (PN) Pati, Jawa Tengah, berujung ricuh pada Jumat (9/10/2026). Insiden tersebut dipicu aksi Suriyono alias Botok yang nekat menyiramkan air mineral ke arah Retno Lastiani, hakim sekaligus Juru Bicara PN Pati.

​Peristiwa menegangkan ini terjadi saat rombongan AMPB mendatangi kantor pengadilan untuk menyampaikan aspirasi serta meminta audensi terbuka. Ketegangan bereskalasi ketika pembahasan mulai menyinggung dugaan penyimpangan dan tata kelola penanganan perkara hukum di wilayah hukum Kabupaten Pati.

​Tudingan Dugaan Pemerasan dan Praktik Hukum

​Dalam penyampaian aspirasinya, Botok secara terbuka menyampaikan tuduhan serius mengenai dugaan pemerasan serta indikasi praktik jual beli hukum yang dikaitkannya dengan proses penanganan perkara pada tahun 2023 dan 2025.

​Ia mengklaim adanya dugaan penyerahan uang senilai Rp400 juta pada 2023 serta Rp1 miliar pada 2025. Kendati demikian, pernyataan tersebut sejauh ini masih sebatas klaim sepihak dan belum terbukti secara fakta hukum di pengadilan.

​Botok menegaskan bahwa aksi dan keprihatinan yang disuarakan oleh AMPB bertujuan untuk mengawal penegakan hukum di Kabupaten Pati agar berjalan secara jujur, bersih, dan transparan tanpa ada permainan di balik layar.

​Detik-Detik Kericuhan dan Penyiraman Air Mineral

​Pertemuan yang awalnya difokuskan untuk berdialog dengan Ketua PN Pati tersebut akhirnya diterima oleh Retno Lastiani bersama jajaran pegawai pengadilan. Perdebatan sengit tak terhindarkan setelah tuduhan pemerasan dilemparkan di tengah forum.

​Kondisi semakin memanas ketika Retno Lastiani beranjak untuk meninggalkan lokasi pertemuan. Di saat bersamaan, Botok mengarahkan dan menyiramkan air mineral ke arah sang hakim. Petugas keamanan pengadilan dengan sigap mengamankan situasi serta menuntun Retno menjauh dari kerumunan massa guna mencegah keributan lebih lanjut.

​Tanggapan Pihak Pengadilan dan Hak Jawab

​Menanggapi tuduhan yang diarahkan kepadanya, Retno Lastiani secara tegas membantah tuduhan terkait penerimaan suap maupun pemerasan. Ia menekankan bahwa apabila masyarakat memiliki bukti otentik mengenai dugaan pelanggaran etik atau hukum, hendaknya melapor melalui saluran pengaduan resmi yang berlaku.

​Hingga berita ini diturunkan, DetikReportase.com masih terus berupaya mengumpulkan konfirmasi resmi terkait kelanjutan proses hukum atas insiden penyiraman maupun tidak lanjut atas dugaan pelanggaran yang dilayangkan.

​DetikReportase.com tetap berkomitmen menjunjung tinggi asas keberimbangan berita dengan membuka ruang hak jawab serta koreksi seluas-luasnya bagi pihak PN Pati, Retno Lastiani, Suriyono alias Botok, maupun perwakilan AMPB.

​✍ Reportase : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Pati – Jawa Tengah.

​DETIKREPORTASE.COM — Jaga Marwah Peradilan, Dorong Transparansi Hukum Bebas Intimidasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250