Pengebutan Pembangunan Jalan Sepanjang 2.200 Meter
PIDIE | DETIKREPORTASE.COM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (24/7/2026).
Pengerjaan jalan pertanian dengan panjang mencapai 2.200 meter tersebut terus dipacu dengan mengerahkan alat berat secara maksimal guna mempercepat progres pekerjaan di lapangan. Kehadiran alat berat ini sangat diandalkan untuk mengoptimalkan proses pemerataan, pemadatan, serta pelebaran badan jalan agar rampung sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.
Penting Diketahui: Memahami aturan hukum serta pentingnya tata kelola pembangunan infrastruktur pedesaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi daerah. Simak aturan selengkapnya di sini:
Komitmen Dansatgas TMMD Percepat Kesejahteraan Petani
Komandan Kodim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa seluruh personel Satgas bersama dukungan alat berat terus bekerja secara maksimal untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik tersebut.
”Pengerjaan jalan pertanian ini terus kami kebut dengan mengerahkan alat berat agar progresnya semakin cepat. Harapannya, pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga jalan ini segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya para petani, untuk memperlancar mobilitas dan mengangkut hasil pertanian,” tegas Letkol Inf Abdul Hadi.
Analisis Pembangunan dan Pengawasan: Penguatan infrastruktur desa dan transparansi tata kelola anggaran program daerah menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan fisik di wilayah. Pelajari bagaimana pola pengawasan tata kelola instansi diulas dalam laporan mendalam kami: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui akses jalan yang jauh lebih baik, biaya operasional serta waktu tempuh para petani menuju lahan perkebunan maupun saat membawa hasil panen diyakini akan menjadi jauh lebih efisien.
✍️ Tim Redaksi | detikreportase.com | Pidie – Aceh
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Kebenaran, Menjaga Demokrasi





