BeritaJakarta

Langkah Cheryl Ellena Gracia Ini Jadi Kunci Selamatkan Pelajar dari NAPZA?

×

Langkah Cheryl Ellena Gracia Ini Jadi Kunci Selamatkan Pelajar dari NAPZA?

Sebarkan artikel ini
Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 Cheryl Ellena Gracia saat menyampaikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan NAPZA bagi pelajar.
Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Indonesia Tingkat Provinsi 2026, Cheryl Ellena Gracia, saat mengedukasi generasi muda untuk berani menolak penyalahgunaan NAPZA di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba 2026 serukan keberanian tolak tekanan pergaulan.

​JAKARTA — DETIKREPORTASE.COM | Perang melawan bahaya laten narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan generasi muda terus digelorakan. Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Indonesia Tingkat Provinsi 2026, Cheryl Ellena Gracia, menyerukan pesan krusial bagi seluruh pelajar agar memiliki keteguhan sikap dalam menolak segala bentuk penyalahgunaan barang haram tersebut, Sabtu (17/10/2026).

​Siswi berbakat dari SMA IPEKA Puri Indah, Jakarta, ini menegaskan bahwa langkah awal pencegahan paling mendasar adalah dengan memutus rantai normalisasi pergaulan yang salah dan membendung tekanan teman sebaya (peer pressure).

​“Pelajar perlu memiliki keberanian untuk mengambil keputusan secara mandiri, termasuk menolak ajakan yang berpotensi membahayakan diri. Sesuatu yang berbahaya tidak seharusnya dianggap wajar hanya karena sering dijumpai dalam pergaulan,” tegas Cheryl.

​Dampak Sistematis NAPZA dan Dorongan Lingkungan Positif

​Menurut Cheryl, jebakan penyalahgunaan NAPZA bukan hanya merusak kesehatan fisik dan mental, melainkan juga menghancurkan konsentrasi belajar, merusak hubungan sosial, serta menutup rapat peluang meraih masa depan yang gemilang.

​Oleh karena itu, ia mendorong para pelajar tidak hanya membentengi diri sendiri, tetapi juga aktif membangun ekosistem pertemanan yang sehat dan saling menguatkan.

​“Saya ingin mengingatkan bahwa masa muda merupakan kesempatan berharga untuk belajar, mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan. Setiap keputusan dalam pergaulan perlu mempertimbangkan kesehatan, keselamatan, dan cita-cita jangka panjang,” pangkas Cheryl.

​Sinergi Sekolah dan Keluarga Bentengi Generasi Muda

​Di lingkungan pendidikan, edukasi anti-NAPZA dituntut untuk terus berjalan secara berkelanjutan. Cheryl menggarisbawahi pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, serta peran aktif tenaga pendidik di sekolah agar para siswa merasa aman dan memiliki tempat berkonsultasi ketika menghadapi tekanan pergaulan luar.

​Dengan keterlibatan aktif pelajar, keluarga, sekolah, dan masyarakat, lingkungan belajar yang bersih, aman, serta bebas dari penyalahgunaan NAPZA dapat terwujud secara nyata.

​Menyelamatkan Potensi Generasi Emas Bangsa

​Komitmen dan edukasi proaktif yang diusung oleh para figur muda seperti Cheryl Ellena Gracia menjadi angin segar dalam gerakan penanganan NAPZA di tanah air. Benteng pencegahan terkuat tidak hanya lahir dari penegakan hukum di hilir, melainkan dari pembentukan karakter, literasi bahaya narkoba, serta keberanian moral para remaja di hulu. Ketika setiap pelajar berani memutus rantai normalisasi NAPZA dan saling mendukung dalam pergaulan yang sehat, maka jalan menuju cita-cita Indonesia Emas yang bersih dari narkoba makin terbuka lebar.

​✍ Reportase : Edvin Riswanto | Editor : Redaksi | Jakarta.

​DETIKREPORTASE.COM — Selamatkan Generasi Muda, Wujudkan Lingkungan Sekolah Bebas Narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250