RIAU

Aksi Mahasiswa Unri Memanas di Kantor Gubernur Riau, Beasiswa hingga Karhutla Disorot

×

Aksi Mahasiswa Unri Memanas di Kantor Gubernur Riau, Beasiswa hingga Karhutla Disorot

Sebarkan artikel ini
Ratusan mahasiswa Universitas Riau menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau.
Aksi mahasiswa Unri di Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026), menuntut kejelasan beasiswa, infrastruktur, dan penanganan karhutla.

Aliansi Mahasiswa Tuntut Kejelasan Pencairan Beasiswa Rp38 Miliar

PEKANBARU | DETIKREPORTASE.COM – Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unri menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (12/8/2026).

​Aksi penyampaian aspirasi tersebut sempat memanas dan diwarnai aksi saling dorong antara sebagian massa mahasiswa dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi. Kendati demikian, aksi tetap dilanjutkan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian agar berlangsung tertib.

​Dalam aksinya, mahasiswa membawa tiga isu utama yang dinilai krusial dan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yakni kepastian pencairan dana beasiswa, perbaikan infrastruktur jalan, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

​Polemik Beasiswa: Pemprov Riau Targetkan Cair Desember 2026

​Persoalan pencairan beasiswa menjadi salah satu poin tuntutan paling disorot oleh massa mahasiswa. Mereka mendesak pemerintah agar memberikan kepastian terkait waktu pencairan dana bantuan pendidikan periode tersebut yang dinilai sangat mendesak bagi kelangsungan kuliah mahasiswa.

​Menanggapi tuntutan tersebut, Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, Yan Darmadi, memberikan penjelasan di hadapan massa. Ia menyebutkan bahwa total anggaran untuk program beasiswa lanjutan tersebut berada di kisaran Rp38 miliar.

​Pemerintah Provinsi Riau mengonfirmasi bahwa proses pencairan saat ini masih dalam tahap kelengkapan administrasi dan validasi data penerima. Pemprov menargetkan dana beasiswa tersebut dapat mulai dicairkan pada Desember 2026 setelah seluruh tahapan verifikasi selesai.

​Soroti Infrastruktur dan Penanganan Karhutla

​Selain masalah pendidikan, mahasiswa juga melayangkan kritik tajam terhadap kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Riau yang dinilai memerlukan perbaikan segera demi memperlancar mobilitas dan perekonomian masyarakat.

​Isu lingkungan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menjadi materi tuntutan. Menanggapi hal ini, Pemprov Riau menegaskan bahwa penanganan karhutla terus digencarkan melalui koordinasi lintas sektor bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait, baik pada aspek pencegahan dini maupun penanggulangan di lapangan. Pemerintah juga memastikan tindakan hukum yang tegas dapat diberlakukan bagi pihak terbukti yang melakukan pembakaran lahan.

​Plt Gubernur Riau Berdialog via Video Call

​Saat aksi demonstrasi berlangsung, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto diketahui tengah menjalankan agenda kedinasan di luar kota, yakni di Batam.

​Meski demikian, komunikasi dan ruang dialog antara pemerintah dan mahasiswa tetap diakomodasi melalui sambungan video (video call). Pihak Pemprov Riau menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog terbuka guna mendengarkan dan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan oleh kaum intelektual muda tersebut.

​Kini, perhatian publik dan mahasiswa tertuju pada realisasi janji pemerintah, khususnya kepastian jadwal pencairan dana beasiswa Rp38 miliar yang dijanjikan rampung pada akhir tahun 2026 mendatang.

​✍️ Tim Redaksi | Editor : Redaksi | detikreportase.com | Pekanbaru – Riau

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Aspirasi, Kawal Perubahan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250