Jawa Tengah

RATUSAN WARGA GERUDUK DANAU LIDO, POKDAKAN KJA DAN PENYULUH PERIKANAN BERSIHKAN DANAU DARI SAMPAH*

×

RATUSAN WARGA GERUDUK DANAU LIDO, POKDAKAN KJA DAN PENYULUH PERIKANAN BERSIHKAN DANAU DARI SAMPAH*

Sebarkan artikel ini

*Bogor ,Deetikrrportase* – Ratusan masyarakat dari berbagai elemen turun langsung melakukan Aksi Bersih Danau Lido di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026).

Aksi bertajuk *”Aksi Bersih Danau Lido – Bersama Kita Jaga, Bersama Kita Lestarkan”* ini melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Keramba Jaring Apung (KJA) Danau Lido, karang taruna, ibu-ibu, pemuda dan warga sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut *Mulyadi, Penyuluh Perikanan Swadaya (PPS)* yang ikut turun tangan membersihkan eceng gondok dan sampah yang menumpuk di pinggiran danau.

Aksi gotong-royong membersihkan Danau Lido dari sampah plastik, eceng gondok dan limbah rumah tangga yang mengancam kelestarian danau dan mata pencaharian pembudidaya ikan KJA.

Ratusan warga Desa Watesjaya, Pokdakan KJA Danau Lido, Penyuluh Perikanan Swadaya (PPS) Mulyadi, serta unsur MNC Lido City yang terlihat dalam foto bersama spanduk kegiatan.

Minggu, 1 November 2026, mulai pukul 07.30 WIB pagi.

Di kawasan Danau Lido, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Danau Lido dalam beberapa bulan terakhir mengalami pendangkalan dan pencemaran sampah, sehingga mengganggu ekosistem ikan dan potensi wisata. Pokdakan KJA merasa perlu melakukan aksi nyata menjaga danau sebagai sumber ekonomi warga.

Warga dibagi beberapa titik, menyisir pinggiran danau menggunakan jaring, bambu dan karung sampah. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut ke tempat pembuangan. Aksi dilakukan secara swadaya dan gotong royong.

Dikonfirmasi Deetikrrportase.di lokasi, Mulyadi PPS mengatakan, aksi ini adalah bentuk kepedulian pembudidaya terhadap keberlangsungan Danau Lido.

> “Danau ini adalah sumber kehidupan bagi Pokdakan KJA. Kalau danau kotor, ikan mati, ekonomi warga juga mati. Hari ini kita buktikan Pokdakan tidak hanya budidaya, tapi juga ikut menjaga danau. Bersama kita jaga, bersama kita lestarian,” ujar Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, pihaknya akan mengagendakan aksi bersih ini rutin setiap bulan, dengan melibatkan lebih banyak stakeholder termasuk pemerintah desa dan pengelola wisata Lido.

Sementara itu, salah satu pembudidaya berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan Danau Lido agar tidak semakin tercemar.

Aksi yang berlangsung hingga siang itu berhasil mengumpulkan puluhan karung sampah dan mendapat apresiasi dari warga sekitar.

*Penulis: Irwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250