Pemantauan 10 September tak menemukan aktivitas pekerja, sementara tenggat proyek tinggal beberapa hari.
CILACAP — DETIKREPORTASE.COM | Proyek rehabilitasi sarana dan prasarana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalikudi 04, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mendadak menjadi sorotan warga sekitar. Pasalnya, proyek fisik yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap dengan nilai kontrak sebesar Rp27.571.000 ini dilaporkan tidak menunjukkan adanya aktivitas pengerjaan selama kurang lebih dua pekan terakhir.
Kondisi janggal tersebut terungkap saat dilakukan pemantauan langsung di lokasi sekolah pada Kamis (10/9/2026). Di area sekolah, tidak tampak satu pun pekerja maupun aktivitas pembangunan yang berlangsung, padahal berdasarkan papan informasi kegiatan, batas waktu penyelesaian proyek sudah berada di ambang pintu.
Proyek Dikerjakan CV Kayla Jaya dan Ditargetkan Rampung 16 September
Berdasarkan keterangan yang tertera pada papan informasi proyek, paket pekerjaan swakelola atau kontraktual tersebut dikerjakan oleh pihak pelaksana CV Kayla Jaya dengan alokasi durasi waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Proyek ini tercatat mulai digarap sejak 3 Agustus 2026 dan dijadwalkan tuntas seluruhnya pada 16 September 2026. Dengan demikian, peninjauan lapangan yang dilakukan pada tanggal 10 September menyisakan waktu yang sangat singkat menjelang tenggat akhir masa kontrak.
Ketiadaan aktivitas konstruksi di lokasi tentu saja memicu tanda tanya besar di kalangan warga setempat mengenai progres nyata serta kepastian penyelesaian proyek tepat waktu.
Seorang warga sekitar yang sempat dimintai keterangannya mengaku heran lantaran para pekerja bangunan sudah lama tidak menampakkan batang hidungnya di area sekolah.
“Papan proyeknya masih terpasang, tetapi pekerjanya sudah lama tidak terlihat. Kami berharap ada penjelasan mengenai kondisi pekerjaan ini,” ujar warga tersebut dengan nada penasaran.
Pihak Sekolah Benarkan Lokasi Sepi Pekerja, Publik Desak Pengawasan Dinas
Saat pemantauan berlangsung di kompleks sekolah, suasana tampak lengang tanpa ada aktivitas tukang atau material bangunan yang bergerak. Pihak sekolah sendiri turut membenarkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir memang tidak terlihat adanya kegiatan pembangunan di lingkungan lembaga pendidikan tersebut.
Kendati demikian, mandeknya aktivitas fisik di lapangan belum bisa dijadikan kesimpulan mutlak atas mangkrak atau tidaknya proyek, mengingat perlunya klarifikasi resmi dari pihak kontraktor maupun dinas teknis yang membidangi pengawasan.
Masyarakat dan wali murid mendesak agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta mengevaluasi progres pekerjaan. Keberadaan fasilitas sekolah yang layak sangat dinantikan demi kelancaran kegiatan belajar-mengajar para siswa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Kayla Jaya selaku kontraktor pelaksana belum memberikan respons atau keterangan resmi terkait progres fisik maupun alasan di balik sepinya aktivitas di lapangan. Upaya konfirmasi lanjutan juga tengah ditempuh kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap selaku instansi penanggung jawab anggaran.
Redaksi DetikReportase.com akan terus memperbarui informasi berkala seiring diperolehnya tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait.
✍️ Penulis : Wanty | Editor : Redaksi | Cilacap – Jawa Tengah.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Anggaran Publik, Menyajikan Fakta dari Lapangan.





