BantenPendidikan

Anak Putus Sekolah Jadi Perhatian, MWC NU Serpong Utara Buka PKBM untuk Perkuat SDM Masyarakat

×

Anak Putus Sekolah Jadi Perhatian, MWC NU Serpong Utara Buka PKBM untuk Perkuat SDM Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Camat Serpong Utara H. Ma’mun bersama pengurus MWC NU saat meresmikan PKBM Serpong Utara di Pondok Pesantren At Thoyibah Rabbani.
Camat Serpong Utara H. Ma’mun, S.Pd., M.M., bersama Ketua Tanfidziyah MWC NU Serpong Utara H. Erwin Baharuddin meresmikan PKBM Serpong Utara di Ponpes At Thoyibah Rabbani, Tangsel, Minggu (30/8/2026).

​Diresmikan Camat Serpong Utara H. Ma’mun, PKBM “Serpong Utara” Hadirkan Layanan Pendidikan Kesetaraan hingga Pelatihan Keterampilan Siap Kerja

TANGERANG SELATAN — DETIKREPORTASE.COM | Upaya konkret untuk memperluas akses pendidikan masyarakat kian digalakkan melalui jalur nonformal. Semangat luhur ini resmi diwujudkan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Serpong Utara dengan mendirikan dan meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Serpong Utara”.

​Lembaga pendidikan nonformal ini resmi memulai aktivitas perdananya melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren At Thoyibah Rabbani, Kampung Parigi, Jalan Vhoris, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2026).

​Acara pembukaan sekaligus peresmian operasional PKBM tersebut dilakukan secara langsung oleh Camat Serpong Utara, H. Ma’mun, S.Pd., M.M. Hadirnya PKBM ini menjadi terobosan strategis MWC NU Serpong Utara dalam menjembatani kesenjangan pendidikan, menekan angka anak putus sekolah, serta membekali masyarakat dengan keterampilan vokasi yang kompetitif.

​Cita-Cita Lama yang Terwujud: Solusi Nyata Anak Putus Sekolah

​Ketua Tanfidziyah MWC NU Serpong Utara, H. Erwin Baharuddin, SE., mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasikannya gagasan yang telah lama dirintis. Menurutnya, dorongan utama di balik pendirian PKBM ini adalah keprihatinan mendalam atas masih ditemukannya anak-anak yang putus sekolah, serta tuntutan mendesak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kaum muda agar memiliki daya saing tinggi.

​“Ini suatu kerinduan dan cita-cita lama yang akhirnya bisa terwujud. Salah satu spirit yang mendorong hadirnya PKBM ini yakni masih banyaknya anak-anak putus sekolah serta minimnya SDM unggul dan kompetensi kaum muda serta masyarakat yang berdaya saing,” ujar Erwin.

​Gagasan pendirian lembaga ini berawal dari diskusi ringan dalam kegiatan coffee morning MWC NU Serpong Utara pada Januari 2026 lalu. Melalui proses persiapan yang matang, gagasan tersebut kini bertransformasi menjadi wadah pendidikan nyata bagi masyarakat luas.

​Bukan Sekadar Kejar Ijazah, tapi “Sekolah Kehidupan”

​PKBM Serpong Utara dirancang secara komprehensif. Tidak hanya berfokus pada program pendidikan kesetaraan (Paket A, Paket B, dan Paket C), lembaga ini juga menyediakan berbagai program kursus dan pelatihan keterampilan praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, seperti:

​Kursus komputer dan teknologi informasi.

​Pelatihan perbengkelan otomotif.

​Berbagai program keterampilan vokasi pendukung lainnya.

​“Melalui PKBM ini, kita terus mendorong semangat literasi, yakni ruang belajar bersama, termasuk menyiapkan berbagai kesempatan untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan lain seperti kursus komputer, perbengkelan dan berbagai program pelatihan lainnya,” tambah Erwin.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala PKBM Serpong Utara, Drs. H. Slamet Achmad, mengibaratkan PKBM sebagai sebuah “sekolah kehidupan”. Ia menekankan bahwa esensi pendidikan melampaui kemampuan baca-tulis, melainkan bagaimana menanamkan nilai-nilai luhur, karakter, serta kearifan lokal.

​“Belajar dan mengajar bukan semata soal membaca dan menulis, tetapi terutama karena kita mampu mengajarkan apa yang kita hidupi, yakni nilai-nilai kearifan lokal. Tentu kita butuh tindakan nyata di balik seremoni hari ini,” tegas Slamet.

​Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan Serpong Utara

​Camat Serpong Utara, H. Ma’mun, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi serta menyambut baik kehadiran PKBM Serpong Utara. Menurutnya, pendidikan nonformal memiliki posisi vital sebagai jembatan yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan ketersediaan lapangan kerja.

​“Prinsipnya, PKBM nantinya harus bisa menjadi wadah untuk meningkatkan SDM, literasi, wawasan pendidikan dan masa depan masyarakat,” ungkap Ma’mun.

​Ia berharap institusi pendidikan nonformal ini mampu mendorong kemandirian ekonomi warga melalui peningkatan nilai jual kompetensi SDM lokal. Sinergi antara MWC NU, pemerintah daerah, pondok pesantren, dan dunia usaha diyakini menjadi kunci utama keberlanjutan program ini.

​Melalui langkah nyata ini, PKBM Serpong Utara siap membuka lembaran baru: menghapus batas ruang kelas formal, merangkul anak-anak yang sempat tertinggal, serta memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, mandiri, dan menatap masa depan yang lebih cerah.

​✍️ Cak Nor | Editor: Redaksi | Tangerang Selatan – Banten

DETIKREPORTASE.COM : “Pendidikan Membuka Jalan, Masyarakat Menentukan Masa Depan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250