PemerintahanRIAU

Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Malam Puncak Mangonang Kampuong Lamo, Ayu Amanda dan Jhordy KDI Hibur Ribuan Warga Pulau Gadang

×

Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Malam Puncak Mangonang Kampuong Lamo, Ayu Amanda dan Jhordy KDI Hibur Ribuan Warga Pulau Gadang

Sebarkan artikel ini
Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti menghadiri Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo di Pulau Gadang.
Acara Malam Puncak Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo di Desa Pulau Gadang, Kampar, Sabtu (29/8/2026).

Ribuan Warga Padati Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo ke-34; Bupati Kampar Ajak Jaga Kekompakan dan Identitas Adat

KAMPAR — DETIKREPORTASE.COM | Suasana meriah dan penuh kekeluargaan menyelimuti Desa Pulau Gadang, Kabupaten Kampar, saat ribuan masyarakat tumpah ruah memadati lokasi Malam Puncak Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo pada Sabtu malam (29/8/2026). Perhelatan akbar ini digelar bersempena dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemindahan Desa Pulau Gadang ke-34.

​Kehadiran Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. semakin menambah khidmat sekaligus semarak perayaan. Festival tahunan ini tidak sekadar menyuguhkan hiburan rakyat, melainkan menjadi wadah penting untuk mengangkat kembali sejarah, nilai-nilai adat, serta jati diri budaya masyarakat setempat.

​Malam puncak kian bergemuruh berkat kehadiran artis penyanyi Minang Ayu Amanda dan jebolan KDI, Jhordy KDI, yang sukses menghibur dan membius ribuan warga yang hadir sejak sore hingga malam hari.

​Mangonang Kampuong Lamo: Menjaga Akar Tradisi di Tengah Zaman

​Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo memiliki makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat Pulau Gadang. Perhelatan ini dijadikan momentum sakral untuk mengenang kembali sejarah perjalanan perpindahan kampung lama sekaligus merawat warisan leluhur agar tidak lekang oleh zaman.

​Rangkaian acara sebenarnya telah dimulai sejak Sabtu pagi melalui apel bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, perangkat desa, hingga tamu undangan kehormatan. Kemeriahan kemudian berlanjut pada siang harinya lewat Pawai Budaya, di mana warga mengenakan pakaian adat khas serta menampilkan tradisi lokal sebagai representasi kekayaan budaya Kampar.

​Kepala Desa Pulau Gadang, Syopian, S.H., M.H., N.LP. Datuok Majo Sati, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini sebagai wujud kekompakan warga.

​“Ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan memperingati HUT Pemindahan Desa Pulau Gadang yang ke-34 ini, mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga adat dan budaya Desa Pulau Gadang,” ujar Syopian, sembari menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kampar atas dukungannya.

​Apresiasi Bupati Ahmad Yuzar: Persatuan Kunci Kemajuan Desa

​Bupati Kampar Ahmad Yuzar memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh warga Desa Pulau Gadang dalam menyukseskan festival budaya ini. Menurutnya, kekuatan tradisi dan persatuan adalah modal utama dalam membangun desa.

​“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga Desa Pulau Gadang. Semoga kekompakan ini terus dijaga, karena dengan persatuan dan kesatuan, pembangunan di desa ini akan semakin maju dan sejahtera,” ungkap Bupati Ahmad Yuzar.

​Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. turut menekankan pentingnya pewarisan nilai-nilai adat istiadat kepada generasi muda agar identitas budaya lokal tetap lestari di tengah arus modernisasi.

​Dihadiri Jajaran Pejabat dan Tokoh Daerah

​Malam puncak Festival Budaya Mangonang Kampuong Lamo ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di tingkat kabupaten maupun provinsi, di antaranya:

  • ​Camat XIII Koto Kampar Zulfikar
  • ​Camat Pangkalan Koto Baru
  • ​Unsur Forkopimcam (Kapolsek beserta jajaran)
  • ​Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau
  • ​Duta Pariwisata Riau 2026 Wahyu Trinanda Puteri bersama rombongan
  • ​Serta para tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

​Perpaduan antara pelestarian tradisi budaya, panggung hiburan musik oleh Ayu Amanda dan Jhordy KDI, serta kuatnya ikatan silaturahmi antarwarga membuktikan bahwa perayaan 34 tahun pemindahan Desa Pulau Gadang sukses meninggalkan kesan mendalam. Pesan utama dari hajatan ini begitu jelas: kampung boleh berubah dan zaman boleh berkembang, tetapi jati diri dan budaya tidak boleh hilang.

​✍️ Tim Redaksi | Editor: Redaksi | Kampar – Riau

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250