Syair Gulung Ketapang Pecahkan Rekor MURI, Budaya Daerah Tembus Panggung Nasional
Ketapang,Detik Reportase.com kalbar – Kabupaten Ketapang kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelestarian budaya. Mengusung semangat “Mencintai Negeri Melalui Syair”, tradisi sastra khas Melayu Tanah Kayong berhasil mencatatkan Rekor MURI untuk kategori Syair Gulung Terpanjang.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, masyarakat Ketapang tetap teguh menjaga akar budaya dan jati diri daerahnya.
Manifestasi Nyata Komitmen Bersama
Perolehan Rekor MURI ini menjadi puncak kemeriahan Festival Syair Gulung Tanah Kayong yang resmi ditutup oleh Saya sebagai Bupati Ketapang. Festival ini bukan hanya sekadar acara seremonial atau perlombaan budaya, melainkan bentuk nyata kebersamaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal luas.
“Syair Gulung bukan hanya rangkaian kata-kata indah, tetapi juga menyimpan pesan moral, sejarah, nasihat kehidupan, serta nilai persatuan yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Melayu.”
4 Pilar Kesuksesan Festival Tanah Kayong
Keberhasilan festival budaya ini ditopang oleh empat hal penting yang menjadi kekuatan utamanya:
• Pengakuan Tingkat Nasional (Rekor MURI): Keberhasilan menciptakan syair gulung terpanjang menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Ketapang. Tradisi lokal mampu tampil dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.
• Penguatan Identitas dan Nilai Moral: Di era digital saat ini, syair gulung hadir sebagai pengingat akan pentingnya menjaga sopan santun, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya sendiri.
• Regenerasi Antar Generasi: Festival ini melibatkan budayawan, pelajar, hingga generasi muda. Keterlibatan lintas generasi ini menjadi langkah penting agar tradisi Syair Gulung terus diwariskan dan tidak hilang ditelan zaman.
• Penggerak Ekonomi dan Pariwisata: Festival ini diharapkan menjadi agenda budaya tahunan berskala nasional yang mampu menghidupkan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus menarik wisatawan datang ke Kabupaten Ketapang.
Menjaga Akar, Merawat Masa Depan
Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Ketapang.
Berakhirnya festival ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal semangat baru untuk terus menjaga dan memperkenalkan budaya Melayu Tanah Kayong kepada generasi mendatang.
Harapan besar kini berada di tangan generasi muda Ketapang agar terus menggaungkan syair-syair penuh makna, menjaga warisan budaya leluhur, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui jalur kebudayaan.
Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar





