Kalimantan Barat

Tak Muncul di Momen Penting, Wabup Ketapang Buka Suara Soal Kepergian ke Malaysia

×

Tak Muncul di Momen Penting, Wabup Ketapang Buka Suara Soal Kepergian ke Malaysia

Sebarkan artikel ini

Tak Muncul di Momen Penting, Wabup Ketapang Buka Suara Soal Kepergian ke Malaysia

 

Ketapang,Detik Reportase.com Kalimantan Barat – Ketidakhadiran Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, dalam acara silaturahmi akbar Halal Bihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten Ketapang, Jumat (17/4/2026) malam, memunculkan tanda tanya di tengah publik.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati tersebut dihadiri berbagai elemen penting daerah, mulai dari Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, pemuka agama, hingga organisasi kemasyarakatan. Turut hadir pula mantan Bupati Ketapang, Dermalo Martin Rantan, S.H.,M.Sos.,
yang menjabat selama dua periode, yakni Februari 2016 hingga Februari 2025, yang ikut meramaikan suasana penuh kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa Ketapang adalah “rumah besar bersama” yang harus dibangun secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak memperkuat sinergi tanpa sekat demi mewujudkan Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Ketapang adalah rumah besar kita. Dengan sinergi tanpa sekat, kita wujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera,” tegasnya.

Meski acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, absennya Wakil Bupati menjadi perhatian tersendiri. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Jamhuri Amir tengah berada di Kuching, Malaysia.

Salah satu media lokal sebelumnya juga menyoroti ketidakhadiran tersebut dan mengaitkannya dengan spekulasi hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati. Namun, dalam narasi yang sama juga disebutkan bahwa ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan agenda luar daerah sekaligus pengobatan.

“Ketidak hadiran wakil bupati Ketapang Jamhuri Amir memunculkan spekulasi hubungan antara bupati AW dengan Jamhuri sedang tidak baik-baik saja. Meskipun ketidak hadiran Jamhuri di halalbihalal ini, lebih di sebabkan karena Jamhuri sedang dinas luar sekaligus berobat ke Kucing, Malaysia. Keterangan ini disampaikan oleh orang dekat wakil bupati saat ditanya Borneo Tribun”, dikutip dari borneotribun.com

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Jamhuri Amir memberikan klarifikasi saat dihubungi melalui WhatsApp pada Sabtu (18/4/2026). Ia menegaskan bahwa kepergiannya ke Kuching murni untuk menjalani medical check-up yang telah dijadwalkan sebelumnya.

“Mohon maaf ketidakhadiran saya, saya sedang berobat, memang sudah jadwalnya. Saya rasa hubungan saya dengan Pak Bupati tidak ada masalah, baik-baik saja,” ujarnya.

Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Nasdiansyah, Sekretaris Partai Hanura sekaligus anggota DPRD Ketapang. Ia memastikan bahwa keberangkatan Wakil Bupati bukan perjalanan dinas, melainkan untuk keperluan kesehatan.

“Sepengetahuan saya, beliau ke Kuching untuk medical check-up yang memang sudah dijadwalkan. Beliau juga tidak mengetahui jika waktunya bertepatan dengan acara halal bihalal,” jelasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, isu terkait keretakan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati ditepis. Sejumlah pihak pun mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang belum terverifikasi, serta tetap fokus pada semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Tim/Red
Detik Reportase com kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250