BeritaNusa Tenggara Timur

Prioritas Musrenbang Kewapante Sikka NTT: Strategi Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan, Bagaimana Dampaknya?

514
×

Prioritas Musrenbang Kewapante Sikka NTT: Strategi Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan, Bagaimana Dampaknya?

Sebarkan artikel ini
Musrenbang Kecamatan Kewapante Sikka NTT 2026 prioritas pendidikan pertanian pembangunan daerah
Suasana Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT, yang menetapkan sektor pendidikan dan pertanian sebagai prioritas pembangunan daerah.

Musrenbang Kecamatan Kewapante Tetapkan Dua Prioritas Utama Pembangunan 2027

MAUMERE, SIKKA, DETIKREPORTASE.COM — Pemerintah Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan sektor pendidikan dan pertanian sebagai dua usulan prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kedua sektor ini dinilai strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta menopang ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor riil.

Camat Kewapante, Anselmus Moa, menegaskan bahwa penetapan dua bidang prioritas tersebut merupakan hasil proses panjang yang dimulai dari tingkat dusun dan desa hingga forum musrenbang kecamatan. Seluruh usulan telah melalui mekanisme partisipatif dan disepakati bersama sebagai kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat.

“Dua program prioritas ini sudah melalui proses perencanaan dan penggalian gagasan dari desa yang disepakati mulai dari musrenbang dusun dan desa, kemudian ditetapkan melalui berita acara,” ujar Anselmus Moa di hadapan peserta musrenbang.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas anggaran menjadi faktor utama yang mengharuskan pemerintah kecamatan melakukan seleksi ketat terhadap berbagai usulan pembangunan yang masuk.

 

17 Kegiatan Prioritas Fokus pada Infrastruktur Pendidikan dan Dukungan Petani

Sekretaris Camat Kewapante, Fransiskus Seda, S.S, dalam pemaparan hasil pleno pra-musrenbang menyebutkan bahwa dua sektor prioritas tersebut mencakup total 17 kegiatan yang tersebar di berbagai wilayah desa.

Pada sektor pendidikan, sejumlah kegiatan yang diusulkan meliputi rehabilitasi ruang kelas dan perpustakaan, pengadaan meubeler sekolah dasar, serta penyediaan alat permainan edukatif luar dan dalam ruangan bagi Taman Kanak-Kanak dan Kelompok Bermain (TKK). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.

“Sementara untuk bidang pertanian, usulan difokuskan pada pengadaan pupuk dan bibit bagi petani guna meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat,” kata Fransiskus Seda.

Langkah ini dinilai penting mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kecamatan Kewapante. Ketersediaan sarana produksi yang memadai diharapkan mampu meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Dalam konteks tata kelola bantuan dan subsidi sektor pertanian, transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor penting untuk memastikan program tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

 

Wakil Bupati Sikka Tegaskan Arah Pembangunan Sesuai RPJMD 2025–2030

Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, yang turut hadir dalam forum tersebut menegaskan bahwa seluruh prioritas pembangunan daerah harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sikka Tahun 2025–2030.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah memiliki fokus utama pada pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program strategis, termasuk peningkatan akses pendidikan dan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

“Prioritas pembangunan mengacu pada RPJMD Kabupaten Sikka 2025–2030, termasuk program satu keluarga miskin ekstrem satu sarjana serta pembangunan rumah layak huni bagi keluarga miskin,” ujar Simon Subandi.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk camat, kepala desa, dan masyarakat, untuk tetap optimis dalam menjalankan proses pembangunan meskipun menghadapi keterbatasan fiskal.

“Di tengah keterbatasan anggaran, kita harus tetap semangat dan optimis melaksanakan musrenbang sebagai perwujudan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat dalam pelayanan publik,” tambahnya.

Secara nasional, perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian dari sistem pengelolaan keuangan negara yang harus diawasi secara ketat guna mencegah potensi penyimpangan. Sejumlah kasus yang terungkap melalui operasi tangkap tangan menunjukkan pentingnya transparansi dalam perencanaan dan penggunaan anggaran publik.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

 

Musrenbang Jadi Fondasi Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan

Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Kewapante mengusung tema “Penguatan Kapasitas dan Sistem Lintas Sektor yang Efektif dan Berkelanjutan.” Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Kewapante pada Jumat, 20 Februari 2026, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

Peserta yang hadir antara lain Camat Kewapante dan jajaran, para kepala desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta perwakilan forum anak. Selain itu, turut hadir sejumlah perangkat daerah Kabupaten Sikka, termasuk Kepala Bapperida Kabupaten Sikka Drs. Ambrosius Peter, MA, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Untuk diketahui, alokasi anggaran final bagi Kecamatan Kewapante Tahun 2027 belum ditetapkan pada tahap musrenbang kecamatan. Penentuan pagu anggaran akan dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Musrenbang tingkat kabupaten.

Dalam konteks nasional, tata kelola bantuan sektor pertanian, termasuk pupuk dan sarana produksi, juga menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

Musrenbang sendiri merupakan instrumen penting dalam sistem perencanaan pembangunan nasional yang mengedepankan partisipasi masyarakat. Melalui forum ini, aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.

Dengan menjadikan pendidikan dan pertanian sebagai prioritas, Kecamatan Kewapante menunjukkan komitmen untuk membangun fondasi jangka panjang yang berorientasi pada peningkatan kualitas manusia dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Sikka – Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Pembangunan Daerah untuk Masa Depan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250