Wabup Jamhuri Amir Hadiri Peringatan Harlah NU di Gedung Bintang 9
KETAPANG, KALBAR – DETİKREPORTASE.COM| Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H. menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) atau 100 tahun Masehi yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Ketapang pada Selasa (10/02/2026) di Gedung Bintang 9 PCNU Ketapang.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Wabup menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama yang selama lebih dari satu abad telah berperan sebagai pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Usia 103 tahun bukanlah usia yang muda. NU telah terbukti konsisten menjadi pilar kebangsaan, merawat tradisi, dan membimbing umat dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang moderat, toleran, dan seimbang,” ujar Wabup dalam sambutannya.
Dalam konteks kehidupan berbangsa, peran ormas keagamaan seperti NU juga berkaitan dengan tanggung jawab hukum dan sosial dalam menjaga persatuan serta ketertiban umum.
Kerangka hukumnya dapat dipahami melalui:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Makna Tema Harlah: Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Mulia
Wabup menjelaskan bahwa tema Harlah NU tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, mengandung makna yang sangat dalam. Tema ini mencerminkan komitmen NU untuk terus menjaga kedaulatan moral, budaya, dan fisik bangsa, sekaligus mendorong Indonesia menjadi negara yang bermartabat dan berakhlak mulia di tingkat global.
Menurutnya, tema tersebut juga menjadi seruan agar warga Nahdliyin dan seluruh elemen masyarakat mengisi kemerdekaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, akhlakul karimah, serta kontribusi nyata dalam membangun peradaban yang adil dan beradab.
“Ini sejalan dengan tekad kita menjadikan NU sebagai mitra strategis pemerintah dalam memacu pembangunan daerah, meningkatkan kualitas SDM, dan menjaga kondusivitas wilayah,” ungkapnya.
NU Ketapang sebagai Penjaga Harmoni dan Persatuan
Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa NU di Kabupaten Ketapang memiliki peran strategis sebagai benteng yang kokoh dalam merawat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ia mengapresiasi peran NU yang selama ini aktif menyejukkan situasi, mendidik umat dengan karakter yang berakhlak mulia, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Di momentum Harlah ke-103 ini, saya berharap NU terus menjadi teladan dalam toleransi dan kerukunan umat beragama. Sinergi antara NU dan Pemkab perlu semakin diperkuat, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan pesantren, dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Di era transformasi digital, ormas keagamaan dan lembaga sosial juga dituntut adaptif terhadap teknologi. Pemanfaatan AI dan teknologi informasi menjadi relevan dalam pengelolaan organisasi dan pelayanan umat,
sebagaimana dibahas dalam:
https://detikreportase.com/gemini-ai-mengubah-dunia-kerja-di-jakarta-ancaman-atau-peluang-bagi-pekerja-indonesia/
NU dan Tantangan Zaman: Tradisi, Teknologi, dan Masa Depan
Wabup juga mendorong warga Nahdliyin untuk mengembangkan futuristic thinking, agar NU tidak hanya kuat dalam tradisi keislaman, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan zaman dan teknologi.
Menurutnya, kekuatan NU di masa depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan budaya yang semakin kompleks.
NU sebagai Pilar Persatuan Bangsa
Peringatan Harlah ke-103 NU di Ketapang, yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng, bukan hanya simbol perayaan usia organisasi, tetapi juga penegasan peran NU sebagai penjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Di tengah dinamika sosial dan perubahan global, NU diharapkan terus menjadi kekuatan penyejuk, pengayom umat, dan mitra strategis pemerintah, tidak hanya di Ketapang tetapi juga dalam konteks Indonesia secara nasional.
Dengan tradisi yang kokoh dan semangat adaptif terhadap masa depan, NU diyakini akan terus memberi manfaat luas bagi masyarakat, serta menjadi bagian penting dalam merawat Indonesia yang damai, beradab, dan bermartabat.
✍️ Slamet | detikreportase.com | Ketapang – Kalbar
DETIKREPORTASE.COM : Merawat Persatuan, Mengawal Kebangsaan





