Jembatan Presisi di Kampung Melati Menjadi Akses Kunci Pendidikan dan Ekonomi Rakyat
PELALAWAN, RİAU – DETİKREPORTASE.COM | Komitmen negara dalam memperkuat konektivitas desa kembali terlihat di Kabupaten Pelalawan. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Beton I dan II Presisi Polri serta rumah layak huni di Kampung Melati, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Polri memastikan bahwa pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal akses transportasi, keselamatan, pendidikan, dan kelancaran aktivitas ekonomi warga desa.
Dalam kegiatan tersebut hadir jajaran pejabat utama Polda Riau, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Bupati Pelalawan H. Zukri, Wakil Ketua DPRD Pelalawan, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.
Jembatan Presisi yang dibangun di RT 001/RW 007 dan RT 003/RW 013 Kampung Melati selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat. Anak-anak yang hendak bersekolah, petani yang membawa hasil kebun, hingga pelaku usaha kecil, semuanya bergantung pada akses ini untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di tengah tekanan biaya logistik dan perubahan dunia kerja, UMKM Indonesia dituntut beradaptasi dengan dua hal utama: teknologi dan efisiensi distribusi.
Transformasi ini juga tercermin dalam perubahan lanskap kerja akibat kecerdasan buatan.
Baca artikel lengkapnya berikut ini :
https://detikreportase.com/gemini-ai-mengubah-dunia-kerja-di-jakarta-ancaman-atau-peluang-bagi-pekerja-indonesia/
Sinergi Polri dan Pemda Mempercepat Konektivitas Desa
Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif Polri dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Polri dalam program Jembatan Presisi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat semangat kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan riil warga akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun pergerakan ekonomi.
Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program nasional yang selaras dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat konektivitas wilayah dan keselamatan masyarakat.
Dengan infrastruktur yang memadai, menurutnya, masyarakat tidak hanya lebih aman dalam beraktivitas, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara ekonomi dan sosial.
Program Jembatan Merah Putih Presisi sebagai Bagian Strategi Pembangunan Nasional
Program Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau mencakup puluhan titik pembangunan dan renovasi jembatan di berbagai wilayah. Fokus utamanya adalah daerah-daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi dan layanan publik.
Melalui pendekatan ini, Polri berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau desa dan kampung yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.
Dampak Nyata Infrastruktur terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pelalawan
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda Riau juga memberikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu, Aipda Alamsyah, atas dedikasinya mendukung pembangunan di tengah masyarakat. Bantuan sembako turut diserahkan kepada warga sebagai bagian dari kepedulian sosial Polri.
Pembangunan Jembatan Presisi di Kampung Melati kini menjadi simbol kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan jembatan beton yang lebih kokoh dan aman, warga diharapkan memiliki akses pendidikan yang lebih baik, distribusi hasil usaha yang lebih lancar, serta kualitas hidup yang semakin meningkat.
✍️ Tim Redaksi | detikreportase.com | Pelalawan – Riau
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat





