BeritaRIAU

Marwan SH Anggota DPRD Pelalawan Hadiri Pengajian Akbar BKMT di Pangkalan Lesung – Di Tengah Tantangan Sosial, Masihkah Silaturahmi Menyatukan Umat?

607
×

Marwan SH Anggota DPRD Pelalawan Hadiri Pengajian Akbar BKMT di Pangkalan Lesung – Di Tengah Tantangan Sosial, Masihkah Silaturahmi Menyatukan Umat?

Sebarkan artikel ini
Marwan SH Anggota DPRD Pelalawan menghadiri Pengajian Akbar BKMT di MTs Nurul Ikhlas Pangkalan Lesung Riau
Fhoto : Marwan, SH Anggota DPRD Pelalawan , Sartoyo Kepala Desa Dusun Tua bersama jamaah dan pengurus BKMT saat Pengajian Akbar BKMT Sekecamatan Pangkalan Lesung di MTs Nurul Ikhlas, Desa Dusun Tua, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pengajian Akbar BKMT Jadi Ruang Pertemuan Umat dan Pemimpin

PANGKALAN LESUNG | DETIKREPORTASE.COM – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti lingkungan MTs Nurul Ikhlas, Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (21/1/2026). Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sekecamatan Pangkalan Lesung menggelar Pengajian Akbar sebagai ruang silaturahmi dan penguatan nilai keagamaan masyarakat.

Jamaah dari berbagai desa di wilayah Pangkalan Lesung hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama. Di tengah dinamika kehidupan sosial yang kian kompleks, pengajian seperti ini menjadi ruang yang menenangkan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Kehadiran Marwan, SH, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Fraksi PKB, memberi warna tersendiri. Ia hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menyatu dalam suasana religius tersebut.

 

Silaturahmi Menjadi Fondasi Ketahanan Sosial

Dalam keterangannya, Marwan menegaskan bahwa silaturahmi adalah pilar utama dalam membangun masyarakat yang rukun dan berkarakter.

“Silaturahmi bukan hanya memperpanjang umur dan melapangkan rezeki, tetapi juga membentuk karakter. Dari hubungan yang baik, lahir pribadi-pribadi yang beriman dan berakhlak,” ujarnya.

Ia menilai bahwa masyarakat yang memiliki ikatan sosial yang kuat akan lebih siap menghadapi perubahan zaman, baik dari sisi ekonomi, budaya, maupun dinamika sosial. Oleh karena itu, majelis taklim dan pengajian harus terus dijaga sebagai ruang penguatan nilai dan kebersamaan.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas hubungan sosial dan spiritual masyarakat.

 

Kebersamaan Lintas Unsur di Ruang Keumatan

Pengajian Akbar BKMT ini dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Tampak hadir Camat Pangkalan Kuras Abdul Gafur, SH, para kepala desa se-Kecamatan Pangkalan Kuras, Lurah Pangkalan Lesung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Dusun Tua, serta perwakilan perusahaan melalui Humas PT IIS Jefri dan Humas PT Musim Mas Yusri Nasution yang memberikan kontribusi langsung terhadap kegiatan ini.

Turut hadir pula pengurus dan pembina BKMT tingkat kecamatan dan desa, siswa-siswi MTs Nurul Ikhlas, perangkat desa, serta masyarakat sekitar. Sejak pagi, jamaah berdatangan dengan tertib dan penuh antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan bahwa ruang-ruang keumatan masih menjadi titik temu penting dalam menjaga keharmonisan dan dialog di tengah masyarakat.

 

Tausiyah Tentang Silaturahmi dan Akhlak

Puncak kegiatan diisi tausiyah oleh Syekh H. Rahmad Hidayat Nasution, Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Pelalawan. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa silaturahmi bukan hanya tentang pertemuan fisik, tetapi tentang menjaga kebersihan hati dalam hubungan sesama.

“Silaturahmi adalah kunci ketenangan hidup. Kalau hati kita penuh prasangka dan mudah memutus hubungan, maka keberkahan juga ikut menjauh. Majelis taklim ini bukan hanya tempat menambah ilmu, tetapi tempat melatih hati agar tetap lembut dan penuh kasih,” ujarnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan silaturahmi sebagai budaya sehari-hari, baik di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, umat yang saling menghormati dan menjaga hubungan baik akan lebih kuat menghadapi perbedaan dan tantangan zaman.

 

Refleksi untuk Ketahanan Moral Masyarakat

Usai kegiatan, Marwan SH kembali menegaskan bahwa kegiatan seperti BKMT memiliki peran besar dalam menjaga keharmonisan sosial.

“Kegiatan pengajian seperti ini sangat penting untuk menjaga keimanan dan memperkuat persaudaraan. Jika iman dan silaturahmi masyarakat kuat, maka daerah juga akan kuat,” katanya.

Camat Pangkalan Kuras Abdul Gafur, SH turut mengapresiasi terselenggaranya pengajian tersebut. Menurutnya, majelis taklim dan kegiatan keagamaan berperan besar dalam menjaga ketenangan dan persatuan warga.

Di tengah derasnya arus perubahan sosial, digitalisasi, dan pergeseran nilai, ruang-ruang seperti pengajian dan majelis taklim bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Ia adalah benteng moral yang menjaga masyarakat tetap berpegang pada akhlak, empati, dan rasa saling memiliki.

Kehadiran tokoh publik seperti Marwan, SH di tengah jamaah BKMT menjadi sinyal bahwa pembangunan yang sehat harus berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual dan sosial. Acara seperti ini juga meyakini bahwa daerah yang kuat bukan hanya dibangun oleh infrastruktur dan anggaran, tetapi oleh hati yang terhubung melalui silaturahmi, iman, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Ikuti Saluran WhatsApp Detikreportase.com

Agar tidak tertinggal berita penting, isu hukum, dan laporan publik pilihan langsung dari redaksi.

Tanpa spam. Ringkas. Terpercaya.

📲 Gabung di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VbBRVcA3mFYAtoCNkg0N

 

✍️ Tim | detikreportase.com | Pelalawan – Riau

DETIKREPORTASE.COM : Mengabarkan Kegiatan Sosial dan Keagamaan untuk Harmoni Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250