Aksi Mahasiswa Desak Penegakan Hukum di Pelalawan
PELALAWAN, DETIKREPORTASE.COM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Pelalawan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Kamis, 8 Januari 2026. Aksi tersebut menuntut ketegasan aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi pupuk subsidi yang disebut merugikan keuangan negara hingga sekitar Rp34 miliar.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan membawa sejumlah spanduk tuntutan. Massa menilai penanganan perkara tersebut berjalan lamban dan belum menunjukkan kejelasan hukum, terutama terkait penetapan tersangka.
Ultimatum 3×24 Jam: HMI Ancam Bergerak ke Kejati Riau
Koordinator Umum aksi, Meldiato, selaku Ketua Umum HMI Korkom Pelalawan, menyampaikan bahwa pihaknya memberi ultimatum keras kepada Kejari Pelalawan agar segera menetapkan tersangka.
“Menurut penilaian kami, penanganan perkara ini terkesan berlarut-larut. Negara dirugikan miliaran rupiah dan petani menjadi korban, namun hingga kini belum ada tersangka yang diumumkan secara resmi,” ujar Meldiato di hadapan massa aksi.
HMI menegaskan, apabila dalam waktu 3×24 jam tidak ada langkah konkret dari Kejari Pelalawan, mereka akan menggelar aksi lanjutan berskala lebih besar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Tuntutan HMI: Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Dalam aksi tersebut, HMI Korkom Pelalawan menyampaikan empat tuntutan utama, yakni mendesak Kejari Pelalawan segera menetapkan tersangka, menghentikan dugaan tarik-ulur penanganan perkara, serta menegakkan hukum secara transparan dan tanpa pandang bulu.
HMI juga meminta agar seluruh pihak yang diduga terlibat diperiksa, mulai dari distributor, pengecer, dugaan kelompok tani fiktif, hingga oknum pejabat yang disinyalir ikut menikmati aliran dana.
Koordinator Lapangan aksi, Febri, menegaskan bahwa tekanan publik akan terus dilakukan hingga ada kepastian hukum.
“Kami tegaskan, aksi ini bukan yang terakhir. Jika di tingkat kabupaten tidak ada keberanian menuntaskan perkara, kami akan membawa isu ini ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tegasnya.
Menunggu Respons Resmi Kejari Pelalawan
Hingga aksi berakhir, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Pelalawan terkait tuntutan HMI tersebut. DetikReportase.com masih berupaya mengonfirmasi pihak Kejari Pelalawan untuk mendapatkan tanggapan resmi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.
Aksi demonstrasi berakhir dengan tertib. HMI menegaskan akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk kontrol sosial demi penegakan hukum dan perlindungan kepentingan petani serta keuangan negara.
✍️ Diky HR | detikreportase.com | Pelalawan – Riau
DETIKREPORTASE.COM : Kontrol Sosial, Hukum Tegak, Kepentingan Rakyat Dijaga





