BeritaJawa Tengah

Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Tuntut Rapor Anak di Cilacap, Apa sebenarnya yang Terjadi?

526
×

Wali Murid SMP Pemda 2 Kesugihan Tuntut Rapor Anak di Cilacap, Apa sebenarnya yang Terjadi?

Sebarkan artikel ini
Alt teks: Wali murid SMP Pemda 2 Kesugihan melakukan audensi di Aula Dinas Pendidikan Cilacap.
Fhoto : Suasana audensi di aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, wali murid menyampaikan aspirasi terkait keterlambatan rapor.

Perjuangan Wali Murid untuk Pendidikan yang Transparan

CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Puluhan wali murid SMP Pemda 2 Kesugihan menggelar audensi di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Kamis, 08 Januari 2026, menuntut penyelesaian keterlambatan penginputan nilai rapor siswa. Aksi ini dipimpin Korlap Ibu Nurjanah dan diikuti ± 120 orang wali murid.

Kedatangan massa aksi dimulai pukul 09.24 WIB, diawali doa bersama sebelum masuk ke aula untuk audensi. Hadir dalam audensi perwakilan wali murid sebanyak ± 15 orang. Suasana dialog berlangsung hangat namun tegas, menunjukkan kepedulian orang tua terhadap hak anak dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan transparan.

 

Poster dan Pamplet Sebagai Suara Wali Murid

Sebelum memasuki audensi, massa aksi membentangkan berbagai poster dan pamplet di halaman kantor Dinas Pendidikan Cilacap. Tulisan dalam poster menuntut kepastian rapor, netralitas pendidikan, dan pertanggungjawaban kepala sekolah. Beberapa pesan yang disuarakan antara lain: “Masalah pendidikan jangan berlarut,” “Turunkan kepala sekolah sekarang juga, selamatkan guru dan murid,” dan “Jangan jadikan anak kami korban birokrasi.”

Alat peraga lain seperti megaphone juga digunakan untuk menyampaikan aspirasi. Melalui media ini, wali murid menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi ruang mencerdaskan, bukan arena konflik, serta menekankan perlunya transparansi administrasi sekolah.

 

Dialog Langsung dengan Dinas Pendidikan Cilacap

Audensi di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap berlangsung dari pukul 09.35 hingga 12.20 WIB. Hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Paiman, S.Ag., M.Pd., Kasubag Bin Ops Polresta Cilacap AKP Khamami, Kasi SMP Hudi Widyarko, serta perwakilan wali murid.

Dalam sesi ini, wali murid menyampaikan berbagai kendala yang dialami: rapor belum keluar karena pergantian operator, kurangnya kejelasan kepala sekolah yang sah, dan kebutuhan penginputan nilai yang valid. Kepala Dinas Pendidikan Cilacap menanggapi bahwa keterlambatan disebabkan pergantian akun operator dan menunggu keputusan yayasan. “Dinas menjamin hari ini atau besok akan mengambil langkah langsung ke SMP Pemda 2 Cilacap untuk mendampingi pengisian rapor,” jelas Paiman.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga memanggil kepala sekolah dan guru terkait untuk klarifikasi, evaluasi penyebab keterlambatan, serta monitoring langsung ke sekolah. Pendampingan teknis diberikan apabila ditemukan kendala sistem atau sumber daya.

 

Langkah Tegas dan Pengawasan ke Depan

Kegiatan audensi berakhir pukul 12.30 WIB, berlangsung aman dan tertib. Permasalahan SMP Pemda 2 Kesugihan menunjukkan lemahnya manajemen internal sekolah dan pengawasan yang kurang, sehingga menghambat administrasi rapor. Dinas Pendidikan Cilacap memastikan akan memberikan teguran tertulis kepada sekolah dan menetapkan batas waktu penyelesaian penginputan nilai rapor.

Langkah ini diharapkan mencegah kejadian serupa di masa depan, memastikan hak siswa terpenuhi, dan menegaskan peran orang tua sebagai bagian dari pengawasan pendidikan. Aksi damai wali murid ini menjadi contoh nyata partisipasi orang tua dalam memperjuangkan pendidikan yang adil dan transparan.

✍️ Tim | detikreportase.com | Cilacap – Jawa Tengah

DETIKREPORTASE.COM : Wali Murid Bergerak, Pendidikan Transparan, Anak Terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250