BeritaPelalawanRIAU

Ribuan Warga Diprediksi Tumpah Ruah! Apa Misi UAS Hadir di HUT ke-20 Bandar Petalangan?

380
×

Ribuan Warga Diprediksi Tumpah Ruah! Apa Misi UAS Hadir di HUT ke-20 Bandar Petalangan?

Sebarkan artikel ini

Malam Puncak Bertabur Spirit Religius dan Gotong Royong

PELALAWAN | DETIKREPORTASE.COM – Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, bersiap menggelar malam yang penuh berkah dan haru. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan ini akan dipusatkan di Lapangan Kantor Camat, Kelurahan Rawang Empat, Sabtu malam, 10 Agustus 2025, mulai pukul 20.00 WIB.

Momen spesial itu akan dimeriahkan oleh kehadiran ulama nasional yang juga cendekiawan Islam terkemuka, Ustaz Prof. Dr. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS). Kehadirannya tidak hanya sebagai penceramah, tetapi juga sebagai pemantik semangat spiritual dan kebersamaan lintas desa di Bandar Petalangan.

Mengusung tema besar:

“Bersama Membangun Desa, Bersatu Meraih Keberkahan”,
perayaan ini diprediksi akan dihadiri oleh ribuan warga dari seluruh pelosok desa dan kecamatan sekitar. Semangat gotong royong, persaudaraan, dan nilai religius diyakini akan menyatu dalam satu malam penuh kekhidmatan dan inspirasi.

Kehadiran UAS Dianggap Simbol Pemersatu Umat

Camat Bandar Petalangan, Ramli, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kehadiran UAS merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus edukatif untuk menanamkan nilai keberkahan dalam pembangunan desa.

“Alhamdulillah, insya Allah kita akan kedatangan Ustaz Abdul Somad. Kehadiran beliau bukan sekadar pengisi acara, tapi menjadi penguat semangat masyarakat dalam membangun desa yang penuh nilai-nilai Islam dan kearifan lokal,” ujar Ramli, Rabu (6/8/2025).

Ia juga mengajak masyarakat membawa infak terbaik pada malam tersebut, sebagai wujud kepedulian sosial yang sejalan dengan semangat kebersamaan.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai ladang amal. Tidak hanya mendengarkan tausiah, tapi juga memberi manfaat nyata bagi sesama,” tambahnya.

Semangat Warga Menyambut, Para Pendiri Juga Diundang

Menjelang malam puncak, semangat warga di berbagai desa sudah terasa. Rombongan mulai dibentuk, kendaraan dihias, dan berbagai atribut keagamaan disiapkan.

“Sudah lama kami menanti kehadiran UAS. Ini mimpi kami yang jadi kenyataan. Kami dari Desa Terbangiang siap hadir dan ikut menyemarakkan,” ujar Wati, seorang warga yang tengah mempersiapkan keberangkatan kelompok desanya.

Tak hanya masyarakat biasa, panitia juga telah mengundang para pendiri Kecamatan Bandar Petalangan, tokoh adat, tokoh agama, dan mantan camat yang pernah berjasa dalam proses terbentuknya kecamatan dua dekade lalu.

“Kami ingin malam ini menjadi reuni kebangsaan. Para perintis akan melihat bagaimana kecamatan yang mereka bangun dulu kini tumbuh dengan semangat gotong royong dan nuansa religius yang kuat,” tutur Yonhanes, S.IP., M.H., Ketua Panitia HUT ke-20.

Persiapan Teknis Dimatangkan, Keamanan Diperketat

Panitia menyatakan bahwa semua persiapan teknis telah dimatangkan. Mulai dari sistem tata suara, pencahayaan malam, area ibadah, posko medis, hingga pengamanan terpadu melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, relawan desa, dan pemuda-pemudi setempat.

“Gotong royong adalah kunci. Semua elemen kita libatkan. Kita ingin seluruh proses berjalan tertib, aman, dan tentu saja penuh kekhusyukan,” kata Yonhanes.

Pihaknya juga berpesan kepada para tamu undangan dan masyarakat umum agar menjaga suasana selama acara, terutama karena kegiatan ini bernuansa keagamaan yang penuh adab.

“Kami tidak ingin ada suasana gaduh. Datanglah lebih awal, berpakaian rapi dan sopan. Hormati momen sakral ini,” tambahnya.

Acara Gratis dan Terbuka, Kebersihan Jadi Cermin Peradaban

Acara ini dibuka untuk umum tanpa pungutan biaya, sebagai wujud inklusivitas Pemerintah Kecamatan Bandar Petalangan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Namun, panitia juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lokasi.

“Jangan tinggalkan sampah, jangan mencoret-coret fasilitas umum. Tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat beradab, yang tidak hanya mendengarkan tausiah, tapi juga mengamalkannya,” imbau Ketua Panitia.

Momentum Kebangkitan Spiritual dan Pembangunan

Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, HUT ke-20 Bandar Petalangan ini diharapkan menjadi titik balik peningkatan kesadaran kolektif dalam membangun desa berbasis nilai religius dan gotong royong. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama menjadi pilar utama pembangunan berkelanjutan.

Semangat yang terbangun dalam acara ini diyakini akan terus hidup, bahkan setelah tenda-tenda dibongkar dan lampu panggung padam.

“Kami ingin perayaan ini menyentuh hati semua orang. Bukan hanya tentang panggung dan keramaian, tapi tentang rasa memiliki, rasa syukur, dan niat tulus membangun negeri dari desa,” tutup Camat Ramli.

✍️ Diky HR | detikreportase.com | Pelalawan – Riau
DETIKREPORTASE.COM : Merawat Spirit Desa, Menyatukan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250