Jawa TengahNasional

Luncurkan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Perang terhadap Tengkulak dan Ketimpangan Ekonomi

356
×

Luncurkan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Perang terhadap Tengkulak dan Ketimpangan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Perang terhadap Tengkulak dan Ketimpangan Ekonomi

Peresmian di Klaten: Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

KLATEN | DETIKREPORTASE.COM – Presiden Republik Indonesia **Prabowo Subianto** secara resmi meluncurkan kelembagaan **80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP)** dalam sebuah acara akbar yang digelar di **Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten**, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025.Kehadiran Presiden disambut meriah oleh ribuan tamu undangan yang terdiri dari petani, nelayan, pelaku UMKM desa, hingga tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada lima perwakilan koperasi desa dari berbagai kabupaten, sebagai simbol dimulainya gerakan nasional ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong.

“Ini bukan gerakan kecil. Ini adalah strategi besar bangsa untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi rakyat kecil,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya yang menggetarkan semangat para hadirin.

Koperasi Sebagai Alat Perjuangan Ekonomi Rakyat

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa koperasi bukan sekadar entitas ekonomi biasa, melainkan **alat perjuangan rakyat kecil** untuk bangkit dan kuat secara mandiri. Ia menekankan bahwa peluncuran 80.081 koperasi desa dan kelurahan ini adalah bentuk konkret dari komitmen negara dalam memutus dominasi kekuatan ekonomi besar yang selama ini menekan petani, nelayan, dan pelaku ekonomi rakyat.“Kita tidak ingin ada lagi rakyat yang harus menjual hasil panennya ke tengkulak karena tidak ada pilihan lain. Kita ingin rakyat bisa menyimpan, menjual, dan mendistribusikan sendiri dengan harga pantas,” tegas Presiden.

Lebih dari sekadar legalitas kelembagaan, Presiden menyebut bahwa koperasi-koperasi ini akan dibekali infrastruktur riil seperti gudang penyimpanan, cold storage, gerai sembako, apotek desa, kendaraan logistik, hingga akses pinjaman super mikro. Semua ini disiapkan untuk mempermudah distribusi dan memastikan roda ekonomi desa berputar cepat dan sehat.

Penekanan Sirene: Simbol Gerakan Ekonomi Rakyat Merdeka

Acara peluncuran ditandai dengan **penekanan tombol sirene** oleh Presiden Prabowo sebagai tanda dimulainya operasional kelembagaan koperasi Merah Putih secara nasional. Riuh tepuk tangan mengiringi momen simbolik tersebut, yang disambut haru dan optimisme oleh para pelaku koperasi desa.Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional KDMP, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam laporannya menyebut bahwa koperasi Merah Putih hadir untuk memotong rantai pasok yang timpang, memberantas tengkulak dan rentenir, sekaligus memperkuat posisi tawar petani, nelayan, dan pelaku ekonomi desa.

“Hari ini kita lahirkan wajah baru koperasi Indonesia. Bukan sekadar tempat berkumpul, tapi mesin ekonomi rakyat yang bermartabat dan berdikari,” ujar Zulhas dengan penuh semangat.

Perwakilan penerima SK koperasi antara lain adalah Bambang Gunarsa dari KDMP Bentangan (Klaten), Jamaluddin Adiwijaya dari KDMP Sumbung (Boyolali), Parni dari KDMP Karangdowo (Klaten), Sumanto dari KKMP Banyuanyar (Surakarta), dan Rizka Hidayati dari KDMP Ceper (Klaten).

Dukungan Lintas Lembaga dan Spirit Gotong Royong

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya **Ketua DPR RI Puan Maharani**, **Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin**, **Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto**, serta **para menteri Kabinet Merah Putih** dan **Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi**. Kehadiran lintas institusi ini menunjukkan bahwa proyek koperasi Merah Putih adalah gerakan nasional yang mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan.Presiden menutup sambutannya dengan pesan penuh harapan:

> “Kalau kita punya niat baik, kehendak baik, dan semangat gotong royong, maka yang tidak bisa—jadi bisa. Kita harus percaya pada kekuatan rakyat kita sendiri. Inilah ekonomi Pancasila.”

Dengan semangat ini, peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan hanya menandai babak baru dalam pembangunan ekonomi berbasis desa, tetapi juga sebagai manifestasi nyata dari kedaulatan ekonomi rakyat yang selama ini diperjuangkan oleh berbagai kalangan.

✍️ Tim | detikreportase.com | Klaten – Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Ekonomi Rakyat Kuat, Indonesia Bermartabat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250