InfrastrukturJawa Tengah

26 Rumah Terdampak Pergeseran Tanah di Padangjaya Cilacap, Warga Harap Relokasi Sebelum Musim Hujan

×

26 Rumah Terdampak Pergeseran Tanah di Padangjaya Cilacap, Warga Harap Relokasi Sebelum Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah warga yang mengalami retak-retak akibat pergeseran tanah di Padangjaya Cilacap.
BPBD Provinsi Jawa Tengah meninjau puluhan rumah warga yang terdampak pergeseran tanah di Dusun Jati Luhur, Padangjaya.

26 rumah rusak akibat pergeseran tanah di Padangjaya Cilacap, warga harapkan solusi relokasi.

CILACAP — DETIKREPORTASE.COM | Ancaman pergeseran tanah kembali menjadi perhatian di Dusun Jati Luhur, Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pada Senin (21/9/2026), kunjungan BPBD Provinsi Jawa Tengah dilakukan ke wilayah tersebut sekaligus meninjau kondisi rumah warga yang terdampak pergeseran tanah. Berdasarkan keterangan pemerintah desa dan warga yang diterima redaksi, sekitar 26 rumah mengalami kerusakan berupa amblas dan retak-retak akibat pergerakan tanah. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terlebih memasuki periode penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko pergerakan tanah di kawasan tersebut.

​BPBD Jateng Tinjau Kondisi Rumah Warga

​Kedatangan BPBD Provinsi Jawa Tengah disambut perhatian warga Dusun Jati Luhur. Tim meninjau langsung kondisi permukiman dan rumah-rumah yang terdampak di wilayah yang berbatasan dengan Dusun Cimencok tersebut.

​Kondisi tanah yang labil membuat sebagian rumah warga mengalami retakan hingga bagian bangunan yang amblas. Data BPBD Jateng sendiri mencatat tingginya kejadian bencana di Jawa Tengah sepanjang tahun 2026 dengan ribuan unit rumah mengalami kerusakan.

​Kades Sebut Antisipasi Sudah Dilakukan

​Kepala Desa Padangjaya, Agus Suyanto, mengatakan pemerintah desa telah melakukan langkah antisipasi agar dampak pergeseran tanah tidak semakin meluas di kawasan rawan bencana tersebut.

​“Kita sudah antisipasi pencegahan sebelum meluas. Dusun Jati Luhur yang sekaligus berbatasan dengan Dusun Cimencok memang sudah rawan bencana,” ujar Agus.

​Pemerintah desa lantas mengusulkan kepada BPBD Provinsi Jawa Tengah agar ada solusi konkret untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan menjelang musim penghujan.

​Warga Menunggu Kepastian Relokasi

​Bagi warga terdampak, persoalan utama bukan sekadar kerusakan bangunan, melainkan keselamatan untuk tetap tinggal di lokasi. Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi berupa bantuan relokasi rumah.

​“Masyarakat menunggu dan membutuhkan bantuan untuk relokasi rumahnya,” ujar salah seorang warga Dusun Jati Luhur.

​Dengan adanya kembali laporan kerusakan rumah ini, warga berharap hasil peninjauan BPBD Jateng segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis dan langkah penanganan yang jelas demi keselamatan keluarga.

​✍️ Penulis : nur | Editor : Redaksi | Cilacap – Jawa Tengah.

DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Keselamatan Warga, Menyuarakan Kebutuhan di Tengah  Bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250