BeritaNusa Tenggara Timur

Target Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Sikka Tuntas 31 Januari 2026

551
×

Target Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Sikka Tuntas 31 Januari 2026

Sebarkan artikel ini

Komitmen Pemkab Sikka Dukung Program Nasional

SIKKA | DETIKREPORTASE.COM – Pemerintah Kabupaten Sikka menunjukkan komitmen serius dalam mendukung program strategis pemerintah pusat melalui percepatan pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Program ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat lokal.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, UKM Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, S.Sos, saat Konferensi Pers bersama Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), Rabu (17/12/2025). Dalam pemaparannya, Verdi—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa hingga 15 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Sikka telah membangun delapan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

Menurut Verdi, pembangunan gerai sembako ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya besar pemerintah untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar, terjangkau, dan dikelola secara profesional oleh koperasi.

Target Penyelesaian 31 Januari 2026

Dalam kesempatan tersebut, Verdinando Lepe menegaskan bahwa target penyelesaian pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan telah ditetapkan secara nasional, yakni paling lambat tanggal 31 Januari 2026.

“Target pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan sudah harus selesai dikerjakan tanggal 31 Januari 2026. Sesuai agenda nasional, seluruh bangunan gerai akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo,” tegas Verdi di hadapan awak media.

Penetapan tenggat waktu tersebut, lanjut Verdi, menjadi tantangan sekaligus pemacu bagi pemerintah daerah, pelaksana teknis, serta seluruh pihak yang terlibat agar bekerja lebih efektif dan terkoordinasi. Pemerintah Kabupaten Sikka, kata dia, berkomitmen untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai jadwal, spesifikasi teknis, dan ketentuan yang berlaku.

Progres Pembangunan Delapan Gerai Sembako

Verdi juga memaparkan secara rinci progres pembangunan delapan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih yang saat ini sedang berjalan di Kabupaten Sikka. Di wilayah perkotaan, Gerai Sembako di Kelurahan Kota Uneng telah mencapai progres pekerjaan sebesar 4,7 persen. Sementara itu, Kelurahan Madawat menunjukkan progres yang lebih baik dengan capaian 10,5 persen, disusul Kelurahan Wuring sebesar 9,2 persen, dan Kelurahan Wolomarang yang telah mencapai 11,1 persen.

Di wilayah Kecamatan Nita, tepatnya di Desa Tilang, progres pembangunan telah mencapai 5,6 persen. Untuk Gerai Sembako di Desa Egon, saat ini masih dalam tahap persiapan lahan dengan progres sekitar 5 persen.

Sementara itu, di Kecamatan Waiblama, Desa Werang juga masih berada pada tahap persiapan lahan dengan progres 3 persen. Adapun di Desa Bura Bekor, proses persiapan lahan telah dilakukan dan pekerjaan penggalian mulai berjalan. Sedangkan di Desa Geliting dan Koting B, kegiatan pembangunan masih difokuskan pada pembersihan lahan dan tahap awal penggalian.

Verdi menekankan bahwa variasi progres tersebut dipengaruhi oleh kondisi lapangan, kesiapan lahan, serta faktor teknis lainnya. Namun demikian, seluruh titik pembangunan ditargetkan dapat dikejar dan diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

Dukungan Teknis dan Peran TNI

Lebih lanjut, Verdinando Lepe menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sikka dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah juga mendapatkan dukungan dari Kodim 1603/Sikka.

“Kegiatan pembangunan Gerai Sembako ini sesuai petunjuk teknis oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan dibantu oleh Kodim 1603 Sikka,” terang Verdi.

Keterlibatan unsur TNI, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kedisiplinan waktu, kualitas pekerjaan, serta koordinasi lintas sektor. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan seluruh pembangunan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Sikka juga memberikan perhatian serius pada penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi. Verdi menyampaikan bahwa hingga saat ini, Pemkab Sikka telah melatih sebanyak 388 pengurus koperasi.

Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi pengelolaan koperasi agar mampu berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan tata kelola menjadi kunci agar Gerai Sembako Koperasi Merah Putih tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga berkelanjutan dalam operasionalnya.

“Fokus utama pelatihan adalah peningkatan kualitas SDM agar Program Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Verdi.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta SDM yang kompeten, Pemkab Sikka optimistis Gerai Sembako Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Sikka – Nusa Tenggara Timur

DETIKREPORTASE.COM : Koperasi Kuat, Ekonomi Rakyat Bangkit

Berita Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sikka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250