SIKKA |DETIKREPORTASE.COM–
Dalam rangka menyongsong Hari Perawat Internasional (International Nurses Day) yang diperingati setiap tanggal 12 Mei, Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD dr. TC Hillers Maumere melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) pengobatan gratis di Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/5/2025).
Baksos ini berlangsung di Kapela Stasi Sta. Martha Nangalimang, dan melibatkan sejumlah tenaga kesehatan lintas profesi dari rumah sakit milik Pemerintah Daerah itu. Warga tampak antusias menghadiri layanan yang dibuka sejak pagi tersebut, dengan ratusan orang dari berbagai latar usia memadati lokasi kegiatan.
Layanan Gratis: Dari Pemeriksaan Umum Hingga Kesehatan Jiwa
Ketua Panitia Pelaksana, Martinus Hartadi, S.Kep, Ns., menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan tenaga kesehatan lengkap, mulai dari Direktur RSUD dr. Clara Francis, para perawat DPK PPNI, tenaga refraksionis optisien, hingga para dokter spesialis.
“Jenis pelayanan yang kami berikan dalam baksos ini meliputi pemeriksaan umum, screening kesehatan mental, screening kesehatan mata, dan kunjungan rumah untuk pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” ujar Hartadi kepada Detikreportase.com.
Selain dokter umum, kegiatan ini juga didukung dokter spesialis jiwa dr. Petrus Agustinus Seda Sega, MM., S.PKj, spesialis mata dr. Thadeus Watu, S.Pm, serta dr. Santi Orinbao, dr. Thom, dr. Christine, dan sejumlah dokter internship.
Hartadi menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperluas akses layanan kesehatan di masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan. “Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, membawa semangat kemanusiaan para perawat, bukan hanya sebagai tenaga teknis medis, tapi juga pelayan masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat Merasa Terbantu, Pemerintah Setempat Berterima Kasih
Lurah Nangalimang, Loy Parera, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dari DPK PPNI TC Hillers Maumere. Ia menyebut kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terlebih bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan akibat keterbatasan ekonomi maupun geografis.
“Kami sangat bersyukur. Ini bukti bahwa perawat dan tenaga kesehatan tidak hanya bekerja di rumah sakit, tapi juga hadir di lingkungan kami. Semoga kegiatan ini rutin dilakukan dan menginspirasi lembaga lain untuk melakukan hal serupa,” ujar Loy.
Hari Perawat Internasional: Momentum Refleksi dan Apresiasi
Hari Perawat Internasional menjadi pengingat pentingnya peran para perawat dalam sistem layanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan. Di tengah tantangan global dunia kesehatan yang semakin kompleks, keterlibatan perawat di level komunitas menjadi salah satu kunci ketahanan layanan dasar.
Kegiatan ini juga menjadi cerminan nilai solidaritas dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil. DPK PPNI RSUD TC. Hillers Maumere tidak hanya merayakan profesi mereka, tetapi memaknainya sebagai pengabdian yang nyata.
✍️ Yuven Fernandez| detikreportase.com | Sikka, Nusa Tenggara Timur





