Pembentukan Panitia pemilihan BPD di Duga Syarat Kepentingan di Desa Bulusuka
DETIKREPORTASE.COM, Jeneponto – Proses pembentukan panitia pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Bulusuka menuai kritik keras. Rapat yang digelar untuk menentukan panitia tersebut diduga berlangsung tertutup, tidak transparan, dan minim partisipasi masyarakat, Rabu, 08/04/2026
Pelibatan Masyarakat
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rapat hanya dihadiri segelintir perangkat desa serta satu orang anggota BPD. Tidak tampak keterlibatan unsur masyarakat, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam proses pembentukan panitia pemilihan BPD.
Pemilihan di Tentukan Sepihak
Tak hanya itu, mekanisme penunjukan panitia juga menjadi sorotan. Dalam forum tersebut, nama-nama panitia disebut-sebut ditentukan secara sepihak melalui penunjukan langsung, bahkan terhadap pihak yang tidak hadir dalam rapat.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik yang tidak sesuai dengan prinsip keterbukaan dan partisipasi publik.
Seorang pemuda Desa Bulusuka menilai proses tersebut berpotensi mencederai demokrasi di tingkat desa dan membuka ruang bagi kepentingan tertentu.
“Ini bukan sekadar soal rapat, tapi soal kepercayaan publik. Kalau prosesnya tertutup dan asal tunjuk, wajar kalau masyarakat curiga ada kepentingan di baliknya,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembentukan panitia pemilihan BPD seharusnya dilakukan secara terbuka, melibatkan masyarakat, serta melalui mekanisme yang jelas agar hasilnya sah dan dapat dipercaya.
Tim detikreportase Rusli Jeneponto Sulawesi Selatan




