Pemkab Sikka Terima 12 Dokter Internsip untuk Perkuat Layanan Kesehatan
MAUMERE, SIKKA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan penerimaan 12 dokter internsip oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang akan menjalankan tugas pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan daerah.
Kegiatan penerimaan tersebut berlangsung di Ruang Rokatenda, Lantai II Kantor Bupati Sikka, pada Rabu (4/3/2026). Acara ini turut dihadiri Direktur RSUD TC Hillers Maumere dr. Atanasius Paulus Konstan Lameng, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Marietha L. D. Weni, serta dua dokter pendamping yang akan membimbing para dokter internsip selama masa penugasan.
Kehadiran para dokter muda ini diharapkan dapat membantu memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah, khususnya dalam meningkatkan akses layanan medis bagi masyarakat di Kabupaten Sikka.
Dalam arahannya, Bupati Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan apresiasi kepada para dokter yang telah memilih Kabupaten Sikka sebagai lokasi pengabdian dalam Program Internsip Dokter Indonesia.
“Kami berterima kasih karena telah memilih Sikka sebagai tempat menjalankan program internsip. Kehadiran para dokter muda ini menjadi harapan bagi masyarakat kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujar Bupati.
Dokter Berasal dari Berbagai Universitas Kedokteran di Indonesia
Sebanyak 12 dokter internsip yang diterima Pemerintah Kabupaten Sikka berasal dari berbagai perguruan tinggi kedokteran ternama di Indonesia.
Adapun rincian asal universitas para dokter tersebut antara lain:
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (2 orang)
Universitas Islam Sultan Agung (1 orang)
Universitas Kristen Indonesia (3 orang)
Universitas Padjadjaran (1 orang)
Universitas Lambung Mangkurat (1 orang)
Universitas Pasundan (1 orang)
Universitas Islam Malang (1 orang)
Universitas Baiturrahmah (1 orang)
Universitas Riau (1 orang)
Para dokter ini akan menjalani Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) selama satu tahun hingga Februari 2027.
Program internsip merupakan tahap penting bagi dokter yang baru lulus pendidikan kedokteran sebelum menjalankan praktik mandiri secara profesional.
Dalam konteks pelayanan publik, profesi tenaga kesehatan juga berada dalam kerangka tanggung jawab hukum dan etika profesi yang diatur dalam berbagai regulasi nasional.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Penugasan di RSUD TC Hillers dan Puskesmas Wahana
Selama masa penugasan, para dokter internsip akan ditempatkan secara bergilir di sejumlah fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan sebagai wahana internsip.
Beberapa fasilitas kesehatan tersebut meliputi:
RSUD TC Hillers Maumere
Puskesmas Kopeta
Puskesmas Beru
Penempatan secara bergilir ini bertujuan agar para dokter dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih luas sekaligus membantu memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah.
Selain itu, sistem rotasi juga memungkinkan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat secara lebih merata, terutama di tingkat puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Di berbagai daerah di Indonesia, penguatan sektor kesehatan juga sering menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan daerah yang diawasi secara nasional.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Harapan Pemkab Sikka bagi Dokter Internsip
Bupati Sikka berharap para dokter internsip dapat menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat melayani masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional secara medis, tetapi juga memiliki pendekatan kemanusiaan dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, kehadiran para dokter muda ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sikka.
Selain itu, pemerintah daerah juga berharap para dokter internsip dapat merasa nyaman selama menjalani masa pengabdian di Kabupaten Sikka.
“Semoga para dokter internsip dapat merasa betah dan nyaman selama bertugas di Sikka serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam konteks pembangunan nasional, sektor kesehatan juga berkaitan erat dengan kebijakan strategis negara, termasuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat yang menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Penutup: Pengabdian Dokter Muda untuk Kesehatan Masyarakat
Kehadiran 12 dokter internsip di Kabupaten Sikka menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan daerah sekaligus memberikan kesempatan bagi para dokter muda untuk memperoleh pengalaman langsung di lapangan.
Program Internsip Dokter Indonesia tidak hanya menjadi proses pembelajaran profesional bagi para dokter baru, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sikka.
✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Sikka – Nusa Tenggara Timur
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Pelayanan Publik





