Memasuki akhir pekan, Kepolisian Resor Batu Bara terus memperketat pengawasan di sepanjang jalur utama Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Langkah ini dilakukan melalui patroli rutin kendaraan roda empat guna mengantisipasi potensi tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau yang dikenal sebagai aksi 3C.
Pada Jumat (13/3/2026) malam, mulai pukul 22.00 WIB, satu unit kendaraan patroli Rush Lantas membelah kegelapan jalur arteri yang menghubungkan antarprovinsi tersebut. Patroli kali ini dipimpin oleh Ipda Joko bersama tiga personel lainnya, yakni Aiptu Jumain, Bripka Tugiamin, dan Bripda Dandi.
Fokus pengawasan malam itu diarahkan pada titik-titik yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan Desa Titi Putih hingga Simpang Tanah Itam Ulu. Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator yang menyala menjadi upaya preventif untuk mengurungkan niat para pelaku kejahatan jalanan.
”Kami hadir di jam-jam rawan untuk memastikan masyarakat, terutama para pengguna jalan lintas, merasa aman saat melintas di wilayah hukum Polres Batu Bara. Kesiapsiagaan ini adalah kunci untuk menekan angka kriminalitas jalanan,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Selain memantau keamanan dari tindak kriminal, personel kepolisian juga memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut. Keberadaan petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi pengemudi truk logistik maupun kendaraan pribadi yang kerap melintas di malam hari.
Hingga rangkaian patroli berakhir, situasi di sepanjang rute Jalinsum Lima Puluh dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya laporan gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan yang mengganggu kenyamanan publik. Polres Batu Bara berkomitmen untuk terus menjaga intensitas pengawasan ini demi mewujudkan stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara. (Boys-3)





