BeritaJawa Tengah

Kecamatan Majenang Cilacap Siapkan Tiga Pilar Pengamanan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

525
×

Kecamatan Majenang Cilacap Siapkan Tiga Pilar Pengamanan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini

Langkah Antisipatif Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

MAJENANG | DETIKREPORTASE.COM — Pemerintah Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah menyiapkan strategi pengamanan terpadu dengan mengoptimalkan “tiga pilar pengamanan” menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. Langkah antisipatif ini dilakukan untuk memastikan suasana tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat serta tamu yang berkunjung selama momentum akhir tahun.
Pengamanan tersebut melibatkan sinergi antara unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta dukungan berbagai elemen masyarakat. Persiapan ini dilakukan jauh hari sebelum perayaan dimulai, guna mencegah potensi gangguan keamanan, kerawanan sosial, maupun kecelakaan yang kerap meningkat saat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Kesiapan TNI Dan Polri Dalam Pengamanan Wilayah

Dalam kesempatan yang sama, jajaran TNI dan Polri di wilayah Majenang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pengamanan. Komandan Koramil 13 Majenang, Kapten Kav. Imam Budi Santoso, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel yang cukup untuk melaksanakan patroli gabungan bersama kepolisian.
“TNI Koramil 13 Majenang telah menyiapkan pasukan yang cukup untuk patroli bersama Polri. Kami akan menjaga keamanan di setiap sudut kecamatan, terutama di lokasi-lokasi yang ramai, agar warga bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa kekhawatiran,” ujar Kapten Kav. Imam Budi Santoso.
Patroli gabungan ini akan difokuskan pada upaya pencegahan gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal maupun merayakan pergantian tahun.

Polri Lakukan Deteksi Dini Dan Koordinasi Lintas Sektor

Sementara itu, Kapolsek Majenang, AKP Hadi Nugroho, S.H., M.M., menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah deteksi dini guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Salah satunya melalui pemetaan wilayah rawan serta pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Polri Majenang juga telah melakukan pengecekan terhadap warga yang berpotensi menimbulkan masalah, serta mengoordinasikan pengamanan dengan pihak swasta, khususnya pengelola tempat usaha dan pusat keramaian. Kami siap bertindak cepat apabila terjadi gangguan keamanan,” tegas AKP Hadi Nugroho.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan, sehingga setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Patroli Terpadu Libatkan Berbagai Elemen

Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kecamatan Majenang juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri, Badan Keamanan Masyarakat (BKM), organisasi kemasyarakatan, serta tokoh pemuda. Seluruh elemen tersebut bekerja sama dalam patroli terpadu yang dilaksanakan secara berkala, baik pada siang maupun malam hari.
Patroli difokuskan pada titik-titik strategis dan lokasi keramaian, seperti gereja dan tempat ibadah lainnya, pusat perbelanjaan, jalan raya utama, serta kawasan publik yang berpotensi menjadi tempat berkumpul masyarakat saat malam pergantian tahun.
Selain patroli langsung, pengawasan juga diperkuat melalui pemanfaatan kamera CCTV yang terpasang di sejumlah titik strategis. Sistem ini digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan secara dini, sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

Peran Aktif Masyarakat Dalam Menjaga Keamanan

Camat Majenang, Aji Pramono, S.STP., M.M., menegaskan bahwa pemerintah kecamatan juga melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan peran serta seluruh warga.
“Pemerintah kecamatan melibatkan warga melalui penyuluhan tentang pentingnya keamanan bersama dan pengawasan lingkungan sekitar. BKM dan organisasi masyarakat lokal diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang tidak wajar,” jelas Aji Pramono.
Selain itu, pihak kecamatan juga terus mendorong budaya saling menghormati antarumat beragama. Hal ini dinilai penting agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan damai, penuh toleransi, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Harapan Perayaan Aman Dan Penuh Kebersamaan

Dengan kesiapan tiga pilar pengamanan dan dukungan berbagai elemen masyarakat, Pemerintah Kecamatan Majenang berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan suasana yang nyaman bagi semua pihak.
Langkah ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah momentum perayaan keagamaan dan pergantian tahun.
✍️ Asep Kosim Suratman | detikreportase.com | Cilacap – Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Pengamanan Nataru, Sinergi Aparat, dan Ketertiban Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250