BeritaNusa Tenggara Timur

Juventus-Simon Resmi Pimpin Sikka 2025-2030: Perjalanan Karier, Tantangan, dan Harapan Baru

64
×

Juventus-Simon Resmi Pimpin Sikka 2025-2030: Perjalanan Karier, Tantangan, dan Harapan Baru

Sebarkan artikel ini

DETİKREPORTASE.COM, SIKKA

– Kabupaten Sikka resmi memiliki pemimpin baru untuk periode 2025-2030. Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sikka oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025). Pasangan calon nomor urut empat ini berhasil mengungguli tiga pasangan lain dengan perolehan suara sebanyak 67.504 suara atau 39,76% dari total suara sah.

Pelantikan ini menandai awal dari babak baru bagi Kabupaten Sikka, yang diharapkan mengalami perubahan signifikan di bawah kepemimpinan Juventus dan Simon. Lalu, siapa sebenarnya dua sosok yang kini dipercaya memimpin Sikka?

Juventus Prima Yoris Kago: Dari Aktivis ke Bupati

Juventus Prima Yoris Kago lahir di Maumere, Kabupaten Sikka, pada 30 Mei 1991. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan yang mendorongnya untuk menempuh pendidikan dengan tekun. Juventus menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Inpres Mageloo, lalu melanjutkan ke SMP Katolik Frater Maumere dan SMA Katolik Frateran Maumere.

Setelah lulus SMA, Juventus memilih jalur hukum dan menempuh pendidikan di Universitas Nusa Cendana Kupang, di mana ia meraih gelar Sarjana Hukum. Ketertarikannya pada dunia hukum dan advokasi membawanya bergabung dalam berbagai organisasi mahasiswa.

Pada tahun 2018, Juventus terpilih sebagai Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), sebuah organisasi yang berperan dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa di Indonesia. Masa kepemimpinannya berlangsung hingga 2020, di mana ia aktif dalam berbagai isu sosial dan advokasi kebijakan publik.

Di tahun yang sama, ia mengikuti pendidikan khusus profesi advokat yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), memperdalam pemahamannya tentang hukum dan keadilan.

Karier Juventus terus berkembang ketika ia dipercaya menjadi tim ahli dari Staf Khusus Presiden Joko Widodo, sebuah posisi yang membawanya lebih dekat dengan kebijakan nasional dan pemerintahan pusat.

Pada Pemilu 2024, Juventus mencoba peruntungannya dengan maju sebagai calon anggota DPR RI dari NTT 1, yang mencakup wilayah Pulau Flores, Lembata, dan Alor. Namun, ia gagal meraih kursi di Senayan. Tak menyerah, ia kembali ke jalur politik dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Sikka, dan akhirnya terpilih untuk memimpin kabupaten tersebut selama lima tahun ke depan.

Simon Subandi Supriadi: Politisi Berpengalaman dari Sikka

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, lahir di Sikka pada 15 April 1964. Ia menempuh pendidikan dasarnya di SD Katolik Nita 1, lalu melanjutkan ke SMP Katolik Yapenthom II Maumere dan SMA Katolik St. Gabriel Maumere. Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB), menandakan ketertarikannya pada sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya alam.

Setelah lulus dari IPB, Simon memulai kariernya di dunia usaha. Ia bekerja di PT. Mensana Aneka Satwa hingga 2002, sebelum pindah ke PT. Otasindo Prima Satwa Cabang Solo sebagai Sales Manager hingga 2005. Simon kemudian berkarier di berbagai perusahaan lain sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Pada tahun 2009, Simon berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) untuk periode 2009-2014. Namun, pada pemilihan berikutnya, ia gagal mempertahankan kursinya.

Tak menyerah, Simon kembali maju sebagai calon anggota DPRD pada 2019 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tetapi ia hanya berada di urutan kedua dalam perolehan suara.

Pada 2022, Simon akhirnya kembali ke DPRD sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan Yohanes Raga Imung yang meninggal dunia akibat serangan jantung.

Pada 2024, ia kembali maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Sikka, namun kembali gagal meraih kursi. Kendati demikian, Simon tidak berhenti berjuang dan akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Sikka mendampingi Juventus Prima Yoris Kago.

Tantangan dan Harapan untuk Sikka

Sebagai pemimpin baru, Juventus dan Simon menghadapi berbagai tantangan besar di Kabupaten Sikka, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Dalam pidatonya, Simon Subandi Supriadi menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi antar elemen masyarakat untuk membangun Sikka yang lebih maju.

“Pilkada sudah selesai, mari kita sama-sama membangun Kabupaten Sikka yang lebih baik,” ujarnya.

Juventus dan Simon diharapkan dapat membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Sikka. Dengan pengalaman mereka di dunia politik, advokasi, dan pemerintahan, masyarakat menantikan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta program pembangunan yang benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan warga.

Kini, tanggung jawab besar ada di pundak mereka berdua. Mampukah Juventus dan Simon membawa Kabupaten Sikka menuju masa depan yang lebih cerah?(Fernando, Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250