Penyaluran Berlangsung Tertib di Balai Desa Ujungbarang
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Sebuah pemandangan penuh haru dan rasa syukur mewarnai Balai Desa Ujungbarang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (30/7/2025). Sebanyak 449 warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan beras seberat 20 kg dari Pemerintah Pusat melalui program **Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)** yang dikelola oleh Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan BULOG. Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam merespons situasi ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan potensi inflasi harga bahan pokok.
Kepala Desa Ujungbarang, Tarkono, menyampaikan bahwa pihaknya hanya menjalankan fungsi distribusi sesuai dengan data yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.
> “Semua data penerima ini murni dari Kemensos. Kami di desa hanya membantu dalam proses penyaluran agar tepat sasaran dan berjalan lancar. Dengan cuaca yang sering hujan akhir-akhir ini, bantuan beras 20 kg ini tentu sangat membantu masyarakat mengurangi beban kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Ungkapan Syukur dari Warga Penerima
Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian pemerintah. Mereka datang sejak pagi hari, lalu diarahkan petugas desa secara tertib menuju area penyerahan bantuan.Casromi, salah satu warga dari Dusun Ujungbarang, menyampaikan betapa bantuan ini sangat bermanfaat bagi kebutuhan dapur keluarganya.
> “Alhamdulillah saya mendapatkan bantuan beras. Ini sangat berarti buat kami, apalagi harga-harga sedang naik. Terima kasih kepada pemerintah dan semua yang terlibat,” ungkapnya sambil tersenyum.
Ungkapan senada juga datang dari Rasminah (67), warga Dusun Baregbeg RT01/RW05, yang datang bersama anaknya. Ia menilai bantuan beras dari Kemensos ini bukan hanya menyelamatkan perut, tetapi juga memberikan harapan di tengah tantangan hidup yang tidak mudah.
> “Terima kasih atas perhatian dari pemerintah pusat dan juga pemerintah desa. Beras ini sangat membantu, kami jadi tidak terlalu bingung memikirkan makan beberapa hari ke depan,” ucapnya lirih, dengan mata berkaca-kaca.
Dukungan Lintas Lembaga, dari TNI hingga Mahasiswa
Pelaksanaan pembagian beras ini turut dipantau oleh berbagai pihak, termasuk unsur TNI dan lembaga pendidikan. Anggota Koramil 13 Majenang yang bertugas sebagai Babinsa Desa Ujungbarang, **Kopka Sukiman Nahumarury**, menyatakan bahwa kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.> “Kami mendampingi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat. Sampai akhir acara, semuanya terkendali tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Menariknya, kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari kalangan akademisi. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Nahdhatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester VII di desa tersebut turut hadir dan mencatat proses penyaluran bantuan sebagai salah satu bentuk praktik baik di tingkat desa.
Janur, salah satu mahasiswa UNUGHA, menyampaikan rasa bangganya karena bisa melihat langsung penyaluran bantuan pemerintah yang dilakukan dengan transparan dan tepat sasaran.
> “Kami belajar langsung dari lapangan bagaimana proses distribusi dilakukan. Desa Ujungbarang ini layak menjadi contoh karena keterlibatan semua pihak terlihat jelas. Ini mengajarkan kepada kami pentingnya kolaborasi dalam program sosial,” terang Janur kepada tim redaksi.
Membangun Harapan dari Balai Desa
Pembagian beras bagi 449 KPM di Desa Ujungbarang bukan hanya soal bantuan pangan. Ia menjadi momen penting yang merekatkan kembali nilai gotong royong, rasa syukur, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kepala Desa Tarkono berharap agar program seperti ini terus berlanjut dan semakin baik ke depannya, terutama dalam hal validasi data penerima agar bantuan tepat guna.
> “Kami akan selalu terbuka dan siap bekerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten dalam menjalankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga,” tegasnya.
Di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian cuaca, solidaritas dan kepedulian menjadi kunci. Desa Ujungbarang menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan, program pemerintah bisa menjangkau masyarakat akar rumput secara adil dan manusiawi. Balai desa bukan sekadar tempat administrasi, tapi menjadi ruang harapan dan bukti hadirnya negara bagi rakyat.
✍️ Asep Saepudin | detikreportase.com | Cilacap – Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Pemerintah Hadir, Masyarakat Tersenyum





