BeritaSulawesi Utara

Gubernur Sulut Resmikan Gedung Lab BSL-2 Baru. Perkuat Layanan Kesehatan Regional Timur Indonesia

352
×

Gubernur Sulut Resmikan Gedung Lab BSL-2 Baru. Perkuat Layanan Kesehatan Regional Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini

MANADO |DETIKREPORTASE.COM–

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sistem kesehatan wilayah timur Indonesia dengan meresmikan Gedung Laboratorium BSL-2 (Bio Safety Level 2) milik UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Sulut. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., pada Kamis (9/5) di kompleks Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Ketua TP-PKK Sulut Anik Fitri Wandriani, Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, S.H., M.H., dan Sekretaris TP-PKK Ny. Dr. Merry Mailangkay-Kalalo, S.H., M.H. Tampak pula para pejabat daerah, direktur rumah sakit, kepala BPOM, perwakilan Poltekkes, serta sejumlah mitra strategis sektor kesehatan.

Jadi Laboratorium Rujukan Malut-Gorontalo, Dorong Deteksi Penyakit Menular

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyatakan bahwa laboratorium ini akan menjadi garda terdepan dalam penanganan penyakit menular, terutama TBC yang kini menjadi atensi nasional. Ia menyebut bahwa Lab BSL-2 Sulut dirancang tidak hanya untuk Sulawesi Utara, tetapi juga menjadi laboratorium rujukan bagi wilayah Maluku Utara dan Gorontalo.

“Ini bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah, dan humanis,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan penyakit sejak dari rumah. Ia mengingatkan bagaimana pandemi COVID-19 menjadi pelajaran bahwa deteksi dini dan surveilans lapangan sangat penting dalam pengendalian wabah.

Fasilitas Masih Minim, Gubernur Desak Pemenuhan Alkes 100%

Yulius Selvanus secara terbuka mengungkap bahwa saat ini pemenuhan alat kesehatan baru mencapai 30 persen dari total kebutuhan ideal. Ia mendesak agar Pemprov terus berkomunikasi aktif dengan pemerintah pusat guna mendorong percepatan pemenuhan alat dan teknologi pendukung laboratorium.

“Saya targetkan dalam waktu dekat 70 persen alat yang dibutuhkan bisa segera dipenuhi. Lab ini harus benar-benar siap melayani masyarakat secara optimal,” katanya.

Gubernur juga mendorong penyusunan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ketat dalam operasional laboratorium, termasuk wajib penggunaan masker, sarung tangan, dan hand sanitizer bagi seluruh tenaga medis sebagai bentuk perlindungan ganda.

Apresiasi untuk Panitia dan Seluruh Tim Kesehatan

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan peresmian ini. Ia berharap keberadaan laboratorium ini dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan layanan kesehatan lintas provinsi di kawasan timur Indonesia.

“Dengan kolaborasi yang baik, saya percaya Sulut bisa menjadi pelopor pelayanan laboratorium kesehatan modern dan tangguh di Indonesia Timur,” pungkasnya.

✍️ Michael | DetikReportase.com | Manado, Sulawesi Utara

DETIKREPORTASE.COM – Mengabarkan Pembangunan, Menyehatkan Harapan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250