BeritaSulawesi Utara

Fasilitas Damkar Manado Dinilai Memprihatinkan: Pegawai Keluhkan Perlengkapan Tak Layak dan Sarana Tidak Memadai

527
×

Fasilitas Damkar Manado Dinilai Memprihatinkan: Pegawai Keluhkan Perlengkapan Tak Layak dan Sarana Tidak Memadai

Sebarkan artikel ini

Kondisi kantor dinas yang jauh dari standar

MANADO | DETIKREPORTASE.COM – Sorotan serius muncul terhadap kondisi fasilitas Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Manado yang berlokasi di Jalan 17 Agustus. Keluhan ini disampaikan oleh seorang narasumber internal Damkar kepada awak media pada Sabtu, 6 Desember 2025. Dalam pernyataannya, ia menggambarkan kondisi fasilitas yang dinilai jauh dari layak dan tidak sesuai standar yang seharusnya dimiliki oleh sebuah instansi penyelamatan yang bekerja dalam tugas kritis dan risiko tinggi.Menurut narasumber tersebut, fasilitas kantor mulai dari peralatan dinas, armada pendukung, hingga sarana dasar seperti tempat tidur dan area istirahat tidak memadai untuk menunjang tugas personel Damkar yang harus bersiaga 24 jam penuh. Kondisi ini, menurutnya, sangat memprihatinkan bagi pegawai yang setiap hari berada dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran, evakuasi darurat, hingga penyelamatan warga di berbagai kondisi ekstrem.

“Kondisi fasilitas ini sangat jauh dari kata layak. Tempat tidur tidak memadai, perlengkapan tidak sesuai harapan, dan banyak fasilitas yang sudah tidak dalam kondisi baik,” ungkap sumber tersebut.

Tuntutan pegawai demi keselamatan publik

Keluhan yang muncul tak berhenti pada taraf ketidaknyamanan. Menurut penuturan narasumber, kondisi serba terbatas tersebut dapat berpengaruh langsung terhadap kesiapan dan respons cepat petugas di lapangan. Tanpa fasilitas memadai, efektivitas Damkar sebagai garda terdepan keselamatan publik ikut terancam.Pegawai Damkar Kota Manado melalui sumber internal ini menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kota Manado untuk memberi perhatian lebih terhadap kondisi kantor Damkar di Jalan 17 Agustus. Mereka meminta adanya perbaikan fasilitas, pembaruan perlengkapan dinas, serta penyediaan sarana pendukung yang layak demi menunjang tugas operasional yang sangat bergantung pada ketepatan dan kecepatan respons.

“Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi soal keselamatan. Kami bekerja 24 jam, dan fasilitas seperti ini jelas tidak mendukung tugas kami,” tegas narasumber.

Dalam beberapa kasus, kelayakan fasilitas dasar seperti tempat istirahat menjadi sangat penting. Petugas yang kelelahan dapat mengalami penurunan fokus dan waktu respons yang lebih lambat, sesuatu yang bisa berdampak fatal dalam operasi penyelamatan.

Perbedaan kondisi antara data resmi dan realita lapangan

Sementara itu, informasi dari sumber resmi Damkar Kota Manado menggambarkan situasi yang berbeda. Dalam berbagai penjelasan publik baik melalui laman resmi maupun profil organisasi, Damkar Manado disebut memiliki sarana prasarana memadai, antara lain gedung kantor pusat, ruang komando, mess petugas, armada kendaraan pemadam, dan peralatan operasional untuk menangani berbagai bentuk keadaan darurat.Secara struktural, Damkar Manado juga dianggap memiliki fasilitas pendukung sesuai standar lembaga pemadam kebakaran di kota besar. Namun pernyataan pegawai yang disampaikan kepada DetikReportase.com menunjukkan adanya celah atau ketidaksinkronan antara narasi resmi dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Kritik ini menunjukkan bahwa meski fasilitas mungkin tersedia secara administratif, kualitas, kondisi fisik, serta kelayakan pakai dapat berbeda jauh dari ekspektasi. Banyak fasilitas di instansi pemerintahan tercatat lengkap dalam laporan resmi, namun tidak selalu menggambarkan situasi nyata yang dialami pegawai sehari-hari.

Jika kondisi kantor benar seperti yang digambarkan narasumber, maka terdapat kebutuhan mendesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas sarana prasarana Damkar Manado, baik dari sisi kelayakan, ketersediaan anggaran, maupun kebijakan pemeliharaan fasilitas.

Harapan pegawai untuk perhatian serius pemerintah

Pegawai Damkar Manado berharap Pemerintah Kota Manado dapat turun langsung meninjau kondisi fasilitas di Jalan 17 Agustus, bukan hanya berpatokan pada laporan administrasi. Menurut mereka, intervensi pemerintah menjadi kunci bagi peningkatan pelayanan Damkar yang memiliki peran vital dalam perlindungan keselamatan publik.“Harapan kami sederhana. Pemerintah bisa melihat langsung kondisi sebenarnya dan mengambil langkah perbaikan. Damkar adalah unit penyelamatan, dan keselamatan petugas juga harus diperhatikan,” ujar narasumber.

Pegawai juga menekankan bahwa peningkatan sarana bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional instansi yang bertugas dalam kondisi darurat. Peralatan yang tidak layak dan fasilitas yang tidak memadai bukan hanya menghambat kerja, tetapi dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat yang memerlukan pertolongan cepat.

Dengan adanya keluhan internal ini, muncul harapan agar pengambil kebijakan segera melakukan inspeksi lapangan, mengevaluasi kondisi fasilitas, memperbaiki sarana yang rusak, serta memastikan anggaran pemeliharaan benar-benar digunakan untuk peningkatan kualitas pelayanan.

Keluhan yang disampaikan pegawai menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa fasilitas instansi yang berhubungan langsung dengan keselamatan warga berada dalam kondisi optimal. Tanpa dukungan sarana yang memadai, Damkar Manado dapat menghadapi kesulitan dalam menjalankan tugas vitalnya sebagai garda terdepan penanganan kebakaran dan penyelamatan.

✍️ Michael | detikreportase.com | Manado – Sulawesi Utara
DETIKREPORTASE.COM : Fasilitas Publik, Pelayanan Darurat, dan Kepentingan Keselamatan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250