BeritaNusa Tenggara Timur

Bupati dan Wabup Sikka Terima Dokter UGM, Tegaskan Komitmen Atasi Persoalan Kesehatan Daerah

517
×

Bupati dan Wabup Sikka Terima Dokter UGM, Tegaskan Komitmen Atasi Persoalan Kesehatan Daerah

Sebarkan artikel ini

Penguatan Kolaborasi Kesehatan Daerah

SIKKA | DETIKREPORTASE.COM – Pemerintah Kabupaten Sikka terus menunjukkan keseriusannya dalam membenahi sektor kesehatan. Komitmen tersebut terlihat dari diterimanya kunjungan seorang tenaga kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dr. Sujati Adinugroho, oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, SH bersama Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi di Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari, Kota Maumere, Selasa (02/12/2025).Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif. Kehadiran dr. Sujati Adinugroho dipandang sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, sekaligus merespons berbagai persoalan kesehatan yang selama ini menjadi perhatian serius masyarakat Kabupaten Sikka.

Bupati Sikka, yang akrab disapa JPYK, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan kalangan akademisi dan tenaga medis dari perguruan tinggi ternama merupakan langkah penting dalam membangun layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Komitmen Tegas Pemerintah Kabupaten Sikka

Dalam keterangannya kepada media, Bupati Juventus Prima Yoris Kago menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Bupati Simon Subandi. Ia menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, mulai dari kualitas layanan, keterbatasan sumber daya manusia kesehatan, hingga akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.“Kami berkomitmen mengurus dan mengatasi secara baik persoalan di bidang kesehatan yang selama ini menjadi sorotan dan keluhan masyarakat Sikka,” tegas Bupati Yoris Kago.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi kompleksitas persoalan kesehatan. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk menjalin kerja sama dengan dunia akademik dan praktisi kesehatan profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman.

Bupati Yoris juga menekankan bahwa kehadiran tenaga kesehatan dari UGM diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam bentuk pemetaan persoalan kesehatan, rekomendasi kebijakan, maupun penguatan kapasitas tenaga kesehatan lokal.

Sinergi Akademisi dan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi Supriadi menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi seperti UGM merupakan peluang besar untuk mendorong inovasi di bidang kesehatan. Ia menilai, pendekatan berbasis riset dan data sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh akar persoalan di lapangan.“Kami terbuka untuk masukan dan perspektif akademik yang objektif. Harapannya, solusi yang dirumuskan nantinya bukan hanya jangka pendek, tetapi berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati Simon Subandi.

Menurutnya, Kabupaten Sikka memiliki karakteristik wilayah dan sosial yang khas, sehingga membutuhkan pendekatan kesehatan yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi lokal. Kehadiran tenaga medis dari UGM diharapkan mampu membantu pemerintah daerah merumuskan strategi yang tepat sasaran.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi awal terkait potensi kerja sama lebih lanjut, termasuk kemungkinan pendampingan program kesehatan dan penguatan sistem pelayanan dasar di tingkat puskesmas dan rumah sakit daerah.

Ajakan Bersatu untuk Bangun Nian Tanah Sikka

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Yoris Kago mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berperan aktif dalam membangun daerah, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan manusia dan tidak bisa dilepaskan dari partisipasi semua pihak.“Mari kita bersatu membangun Nian Tanah Sikka demi kemajuan bersama,” ajak Bupati Yoris.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berupaya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari unsur akademisi, profesional, organisasi masyarakat, maupun tokoh lokal, agar pembangunan sektor kesehatan berjalan secara inklusif dan berkesinambungan.

Kehadiran dr. Sujati Adinugroho dari UGM dinilai sebagai momentum awal yang penting untuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkuat kontribusi tenaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Sikka.

Pemerintah Kabupaten Sikka berharap, langkah ini dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, menekan berbagai permasalahan kesehatan, serta menghadirkan pelayanan medis yang lebih responsif dan humanis bagi seluruh lapisan masyarakat.

✍️ Yuven Fernandez | detikreportase.com | Sikka – Nusa Tenggara Timur
DETIKREPORTASE.COM : Kolaborasi Kesehatan untuk Nian Tanah Sikka Lebih Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250