PELALAWAN |DETIKREPORTASE.COM
– Di balik seragam cokelat yang dikenakannya, tersimpan hati penuh empati. Itulah yang tercermin dari aksi Aipda Alamsah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Ia kembali menunjukkan kepeduliannya saat membantu satu keluarga miskin – seorang ibu dan tiga anaknya – yang ingin pulang kampung ke Sumatera Selatan namun terhalang biaya.
“Kami Tak Ingin Tinggal, Tapi Tak Mampu Pulang”
Kisah ini bermula dari laporan warga yang menghubungi Aipda Alamsah, mengabarkan ada satu keluarga yang hendak kembali ke kampung halaman namun tak memiliki ongkos. Tanpa ragu, Alamsah segera mendatangi keluarga tersebut. Di sebuah rumah kontrakan sederhana, ia berbincang dengan sang ibu yang dengan lirih menyampaikan harapannya.
“Kami tak bisa terus hidup begini, Pak. Kami ingin pulang ke kampung halaman, tapi ongkosnya terlalu berat untuk kami tanggung,” ucap sang ibu, dengan mata yang berkaca-kaca.
Sentuhan Nurani: Polisi dan Agen Mobil Berkolaborasi
Tersentuh, Aipda Alamsah kemudian mendatangi Bapak Gultom, agen mobil langganan warga. Ia memohon keringanan biaya dan menceritakan kondisi keluarga tersebut. Tanpa banyak syarat, Bapak Gultom bersedia membantu, menurunkan tarif perjalanan ke angka yang sangat murah demi kemanusiaan.
“Ini bukan soal uang, ini soal hati,” ucap Gultom, singkat namun menggetarkan.
Akhirnya, kesepakatan tercapai. Keluarga tersebut bisa kembali ke kampung halaman dengan kendaraan aman dan biaya yang terjangkau.
Polisi Sisihkan Gaji untuk Bekal Perjalanan
Tak hanya memediasi ongkos transportasi, Aipda Alamsah juga menyisihkan uang pribadinya untuk bekal makan selama perjalanan. Sebuah bentuk solidaritas nyata dari seorang aparat negara kepada rakyat kecil.
“Saya hanya bantu sedikit. Tapi kalau itu bisa buat anak-anak mereka makan dan tidak kelaparan di jalan, saya ikhlas,” ujarnya dengan rendah hati.
Polisi Berprestasi: Raih Penghargaan Kapolda dan Hadiah Umrah
Aksi kemanusiaan ini bukan yang pertama. Beberapa waktu lalu, Aipda Alamsah menerima penghargaan dari Kapolda Riau atas dedikasinya sebagai Bhabinkamtibmas yang humanis dan aktif di tengah masyarakat. Ia bahkan dianugerahi hadiah umrah, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya yang tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menguatkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Warga pun memuji sikap Aipda Alamsah yang selalu hadir dalam senyap, membantu tanpa pamrih.
“Beliau ini polisi panutan. Bukan cuma jaga keamanan, tapi juga jaga harapan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Dari Seragam, Tumbuh Rasa Kemanusiaan
Kisah Aipda Alamsah menjadi bukti bahwa polisi bukan sekadar penegak hukum. Mereka juga pelindung harapan, jembatan bagi yang nyaris putus asa. Aksi kecil ini mungkin tak ramai diberitakan, namun bagi satu keluarga kecil itu, ini adalah kisah besar yang akan mereka kenang seumur hidup.
✍️ Diky HR| DetikReportase | Pelalawan, Riau





