Drama Semifinal di Lapangan Rilau Ale
BULUKUMBA | DETIKREPORTASE.COM – Suasana di Lapangan Kecamatan Rilau Ale memanas pada Jumat sore (16/8/2025) saat semifinal turnamen sepak bola antar desa digelar. Pertandingan sengit antara tim Desa Bontobangun melawan Desa Bajiminasa menjadi sorotan warga. Kedua kesebelasan tampil penuh semangat dengan permainan saling menyerang. Peluang demi peluang tercipta, namun hingga waktu normal berakhir skor tetap ketat. Pertandingan pun harus ditentukan lewat drama adu penalti yang membuat jantung penonton berdegup kencang.
Kemenangan Lewat Titik Putih
Di babak adu penalti, sorakan warga semakin riuh. Tim Desa Bontobangun yang dikenal dengan nama **ABG Bontobangun** akhirnya memastikan tiket ke final setelah unggul 3–1 atas Bajiminasa. Gol penentu sekaligus penyelamat tercipta dari eksekusi tenang para algojo Bontobangun, sementara kiper mereka sukses menggagalkan dua tembakan lawan. Dari kursi penonton, warga Desa Bontobangun langsung berhamburan masuk ke tepi lapangan, merayakan kemenangan dengan penuh suka cita.
“Awalnya skor imbang, kami sudah pasrah bisa saja berakhir pahit. Tapi keberanian anak-anak di adu penalti luar biasa. Ini benar-benar kemenangan dramatis,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung.
Pemain Muda Jadi Sorotan
Salah satu pemain kunci, Irfandi, tampil menonjol dalam laga ini. Kepada wartawan Detikreportase, ia mengaku sempat gugup namun dukungan tim membuatnya percaya diri. “Perasaannya agak deg-degan, ya. Tapi karena didukung oleh teman-teman semua jadi semangat dan termotivasi. Waktu adu penalti, terutama saat harus menangkap bola, rasanya luar biasa menegangkan,” kata Irfandi dengan wajah sumringah.
Ia juga menambahkan, salah satu lawan terberat baginya adalah kapten tim Desa Bajiminasa. “Dia mainnya sangat sulit dihadapi, tapi justru itu yang membuat kami terpacu untuk bermain lebih baik,” tambahnya.
Satu Langkah Menuju Gelar Juara
Kemenangan ini memastikan ABG Bontobangun melangkah ke babak final turnamen sepak bola tingkat Kecamatan Rilau Ale. Satu langkah lagi, mereka bisa meraih gelar juara yang sudah lama diidam-idamkan. Warga desa terlihat kompak memberi dukungan. Sejak awal laga, tribun penonton dipenuhi sorakan “Bontobangun Juara!” hingga genderang dan teriakan anak-anak yang membuat suasana makin hidup.
Final turnamen sendiri akan digelar pada Minggu (18/8/2025), dan diprediksi akan lebih ramai karena menjadi puncak dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kecamatan Rilau Ale.
“Apapun hasil final nanti, kami sudah bangga pada anak-anak Bontobangun. Tapi tentu harapan besar kami juara,” ujar salah seorang warga sembari mengibarkan bendera merah putih kecil di pinggir lapangan.
✍️ Andi Muhammad Yusuf | detikreportase.com | Bulukumba – Sulawesi Selatan
DETIKREPORTASE.COM : Bola Rakyat, Semangat Persatuan





