BATU BARA,DETİKREPORTASE.COM —
Pemerintah Kecamatan Air Putih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dengan melepas secara resmi sebanyak 42 peserta kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 tingkat Kabupaten Batu Bara. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan pada Jumat, 25 April 2025, di halaman Kantor Camat Air Putih, sebelum para kafilah diberangkatkan menuju Kecamatan Lima Laras, Nibung Hangus, sebagai lokasi pelaksanaan MTQ.
Momentum ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat Kecamatan Air Putih terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam. Para peserta yang terdiri dari putra-putri terbaik hasil seleksi sebelumnya, akan berlaga di berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Hifzhil Qur’an, Tartil, dan lainnya.
Harapan Camat: Jaga Kesehatan, Tunjukkan Prestasi
Dalam sambutannya, Camat Air Putih, Muliadi, S.E., menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para kafilah. Ia meminta seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan semangat selama mengikuti rangkaian perlombaan. Ia juga berharap prestasi membanggakan dua tahun lalu — ketika Kecamatan Air Putih berhasil meraih juara satu — dapat terulang kembali pada MTQ tahun ini.
“Kami sangat bangga dengan kalian semua. Tetap jaga kesehatan, semangat, dan fokus dalam perlombaan. Insya Allah, jika kita berusaha maksimal dan berdoa, hasil terbaik akan kita raih. Namun, apapun hasilnya, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT,” ujar Muliadi di hadapan peserta dan orang tua yang hadir.
Fasilitas dan Pendampingan Disiapkan Maksimal
Muliadi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Air Putih telah mempersiapkan segala kebutuhan logistik dan pendampingan bagi para peserta. Dari segi akomodasi, konsumsi, hingga transportasi, semuanya telah diatur agar para kafilah dapat berkonsentrasi penuh saat tampil di arena MTQ.
“Panitia kami minta untuk benar-benar memperhatikan kebutuhan anak-anak kita. Baik itu makanan, tempat istirahat, maupun kesehatan. Kami ingin mereka merasa nyaman dan didukung penuh selama perlombaan berlangsung,” tegasnya.
Pembinaan Intensif dan Penghargaan
Kafilah MTQ Kecamatan Air Putih sebelumnya telah mengikuti pelatihan intensif dan pembinaan oleh para pelatih profesional yang telah berpengalaman di ajang MTQ tingkat kabupaten hingga provinsi. Pemerintah kecamatan juga memberikan reward sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada peserta.
“Kami tak hanya sekadar mengirim peserta, tetapi juga membina dan memotivasi mereka sejak awal. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kecamatan kita, baik dari sisi keagamaan maupun pengembangan sumber daya manusia,” tambah Muliadi.
MTQ Sebagai Ajang Pembentukan Karakter dan Syiar Islam
Kegiatan MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan memiliki semangat bersaing yang sehat. Melalui kegiatan ini, semangat syiar Islam di tengah masyarakat terus tumbuh dan berkembang.
Pemerintah Kecamatan Air Putih berharap, partisipasi dalam MTQ ke-18 ini mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk mencintai Al-Qur’an, belajar membaca dan menghafalnya, serta menjadi insan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Doa dan Dukungan dari Warga
Keberangkatan para kafilah ini juga mendapatkan dukungan moral dan spiritual dari masyarakat setempat. Banyak orang tua dan warga yang ikut hadir dalam acara pelepasan sebagai bentuk dukungan kepada anak-anak yang akan berlomba. Doa bersama pun dilakukan agar para peserta diberikan kemudahan dan kesuksesan selama berlomba.
“Kami percaya anak-anak ini adalah duta terbaik kecamatan kami. Kami berdoa agar mereka sehat, kuat, dan membawa pulang prestasi,” ujar salah satu orang tua peserta.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Kecamatan Air Putih dalam mendukung pengembangan potensi keagamaan, sekaligus menjaga tradisi MTQ sebagai salah satu budaya religius di Kabupaten Batu Bara.
✍ Sunardi | Detikreportase.com | Batu Bara, Sumatera Utara





