JENEPONTO, SULAWESI SELATAN — Aktivis senior pergerakan dan antikorupsi, Edward Rudolvo, menyatakan dukungan penuh terhadap Alamsyah Mahadi Kulle, S.E., Karaeng Sewang (AMK), untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Jeneponto.
Edward menilai, AMK memiliki sejumlah modal yang dapat menjadi pertimbangan dalam kepemimpinan Partai Golkar Jeneponto, mulai dari pengalaman berorganisasi, jaringan yang dimiliki, hingga sumber daya dan rekam jejaknya sebagai pengusaha serta mantan legislator di DPRD Jeneponto.
Menurut Edward, kombinasi pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi internal partai, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap Partai Golkar di Kabupaten Jeneponto.
“Dengan talenta kepemimpinan, jaringan, dan sumber daya yang dimiliki AMK, saya meyakini Partai Golkar memiliki peluang untuk tumbuh lebih kuat, memperluas dukungan masyarakat, dan memperjuangkan penambahan kursi pada kontestasi politik mendatang, baik Pemilu 2029 maupun pemilihan lokal 2031,” jelas Edward.
Ia menegaskan, kepemimpinan partai politik tidak cukup hanya bertumpu pada kekuatan struktural. Diperlukan figur yang mampu merawat komunikasi, membangun solidaritas kader, serta menghadirkan pendekatan yang terbuka dan humanis kepada masyarakat.
Edward juga menyoroti sosok AMK, yang akrab disapa Karaeng Sewang di tengah lingkungan sosial masyarakat Jeneponto. Menurutnya, komitmen terhadap kepercayaan, penguatan jati diri, dan pendekatan humanis dalam memimpin organisasi merupakan aspek penting yang dapat menjadi modal dalam membangun soliditas partai.
“Kr. Sewang memiliki karakter kepemimpinan yang mengedepankan kepercayaan dan pendekatan humanis. Bagi saya, modal tersebut penting untuk membuka ruang konsolidasi yang lebih luas, memperkuat hubungan antara kader dan masyarakat, serta mendorong pembaruan di tubuh Partai Golkar Jeneponto,” tambahnya.
Lebih lanjut, Edward berharap momentum pergantian kepemimpinan DPD II Golkar Jeneponto dapat menjadi ruang evaluasi sekaligus pembenahan organisasi. Konsolidasi yang terarah, regenerasi kader, serta keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat dinilai penting agar partai tetap relevan dalam dinamika politik daerah.
Ia berpandangan, upaya mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Butta Turatea membutuhkan kerja kolektif seluruh elemen partai, bukan semata-mata bergantung pada figur ketua. Karena itu, kepemimpinan mendatang diharapkan mampu menyatukan kekuatan kader dan mengoptimalkan potensi organisasi secara berkelanjutan.
Dukungan Edward terhadap AMK tersebut menjadi bagian dari dinamika aspirasi menjelang penentuan kepemimpinan DPD II Partai Golkar Jeneponto. Pada akhirnya, proses penentuan pemimpin partai tetap bergantung pada mekanisme dan ketentuan organisasi yang berlaku.
AMK, yang merupakan akronim Alamsah Mahadi Kulle, S.E., Karaeng Sewang, dikenal sebagai pengusaha dan mantan anggota DPRD Jeneponto. Pengalaman tersebut menjadi salah satu latar belakang yang dipandang Edward relevan untuk dipertimbangkan dalam agenda kepemimpinan dan penguatan organisasi Partai Golkar di daerah.





