BeritaRIAU

Gandeng BPKP Riau Perumda Tuah Sekata Perkuat Pengendalian Korupsi. Akankah BUMD Bersih Terwujud?

×

Gandeng BPKP Riau Perumda Tuah Sekata Perkuat Pengendalian Korupsi. Akankah BUMD Bersih Terwujud?

Sebarkan artikel ini
Sekda Pelalawan Tengku Zulfan bersama Dirut Perumda Tuah Sekata dr Denny Gunawan dan jajaran BPKP Riau saat kegiatan asistensi.
Sekda Pelalawan Tengku Zulfan, S.E. memberikan arahan didampingi Dirut Perumda Tuah Sekata dr. Denny Gunawan, M.M. pada Asistensi Pengendalian Korupsi BPKP Riau di Kantor Bupati Pelalawan.

Perumda Tuah Sekata Pelalawan ikuti asistensi BPKP Riau demi perkuat tata kelola GCG.

​PELALAWAN — DETIKREPORTASE.COM | Guna memperkuat sistem tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan menggelar kegiatan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (20/10/2026).

​Agenda strategis tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, S.E., Asisten II Setdakab Drs. Fakhrizal, M.Si., Direktur Utama Perumda Tuah Sekata dr. Denny Gunawan, M.M., serta perwakilan BPKP Riau Agung Tri Kartiwa, Ak., CA, CFrA, CGCAE.

​Kegiatan ini bertujuan untuk membenahi sistem pengendalian internal, mendeteksi potensi risiko penyimpangan anggaran sejak dini, serta menumbuhkan budaya integritas di seluruh tingkatan jajaran perusahaan daerah.

​Komitmen Integritas dan Penyempurnaan Pengendalian Internal

​Direktur Utama Perumda Tuah Sekata, dr. Denny Gunawan, M.M., menegaskan bahwa komitmen pencegahan korupsi bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan prinsip utama yang wajib melandasi setiap operasional dan pengambilan keputusan bisnis perusahaan.

​Ia memandang pendampingan dari BPKP Perwakilan Provinsi Riau sebagai momentum berharga untuk mengevaluasi sekaligus menutup celah rawan kecurangan (fraud).

​“Pengelolaan Perumda Tuah Sekata harus terus diarahkan menjadi semakin bersih, transparan, dan akuntabel. Integritas tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap proses pengambilan keputusan hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran dan aset,” ujar dr. Denny Gunawan.

​Arahan Sekda Pelalawan Soal Optimalisasi PAD dan Pengawasan

​Sementara itu, Sekda Pelalawan Tengku Zulfan, S.E., menginstruksikan seluruh jajaran Dewan Pengawas, Direksi, hingga pegawai Perumda Tuah Sekata untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPKP secara konsisten.

​Tengku Zulfan mengingatkan bahwa perusahaan daerah mengelola aset publik yang bermuara pada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, pengawasan internal harus diperketat tanpa toleransi terhadap praktik tidak terpuji.

​“Pengendalian korupsi tidak boleh berhenti pada kegiatan asistensi atau pemenuhan dokumen semata. Yang paling penting adalah bagaimana hasilnya diterapkan sehari-hari untuk memperkuat sistem pengawasan dan menutup celah penyimpangan,” tegas Tengku Zulfan.

​Langkah Konkret Menuju Perusahaan Daerah Profesional

​Langkah Perumda Tuah Sekata menggandeng BPKP Riau merupakan terobosan positif dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG). Komitmen pengetatan sistem pengendalian internal ini menjadi fondasi penting agar BUMD Pelalawan mampu meningkatkan kinerja finansial secara sehat dan terpercaya. Implementasi rekomendasi asistensi secara nyata di lapangan akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Perumda Tuah Sekata yang profesional, akuntabel, serta memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan Kabupaten Pelalawan.

​✍ Reportase : Redaksi | Editor : Redaksi | Pelalawan – Riau.

​DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Transparansi BUMD, Mendorong Tata Kelola Bebas Korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250