Jawa Tengah

Buka Forum BUMDes 2026, Bupati Sikka Buka Pembentukan Asosiasi BUMDes dan Dorong Evaluasi Kinerja Usaha Desa

×

Buka Forum BUMDes 2026, Bupati Sikka Buka Pembentukan Asosiasi BUMDes dan Dorong Evaluasi Kinerja Usaha Desa

Sebarkan artikel ini

 

​Maumere, Sikka. Detikreportase.Com Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membuka kegiatan Forum BUMDes sekaligus Pembentukan Asosiasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Sikka. Kegiatan berlangsung di Aula Henrick Puskopdit Swadaya Utama Maumere pada Selasa (20/10/2026).

​Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sikka, koordinator dan tenaga pendamping desa, pimpinan cabang Bank NTT, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maumere, serta para direktur dan pelaksana operasional BUMDes dari berbagai desa se-Kabupaten Sikka.

​Dalam sambutannya, Bupati Sikka mengapresiasi kehadiran para peserta yang datang dari berbagai pelosok desa, mulai dari wilayah Lio, Talibura, Waiblama, Hewokloang, hingga Doreng. Namun, beliau memberikan catatan kritis mengenai tingkat kehadiran dan efektivitas BUMDes yang telah berjalan selama ini.

​”Nama usahanya BUMDes, dan namanya usaha itu harus profit, bukan rugi. Jika BUMDes sudah berjalan 5 sampai 7 tahun tetapi tidak pernah memberikan keuntungan yang mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes), apakah itu masih bisa dinamakan BUMDes?” tegas Bupati Sikka di hadapan para pengurus BUMDes.

​Soroti Pengelolaan Aset dan Tata Kelola Keuangan

​Bupati Sikka juga menyentuh persoalan serius terkait tata kelola dan pengelolaan aset di tingkat desa. Beliau mengingatkan agar tidak ada lagi penyalahgunaan aset-aset milik BUMDes maupun aset desa, seperti kendaraan operasional atau barang inventaris lainnya yang digadaikan atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

​”Aset BUMDes dan aset desa adalah milik bersama untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir orang. Kita harus jujur mengevaluasi kondisi ini agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” lanjutnya.

​Asosiasi BUMDes Sebagai Titik Awal Transformasi

​Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembentukan Asosiasi BUMDes Kabupaten Sikka tidak boleh sekadar menjadi acara seremonial semata. Asosiasi ini diharapkan menjadi titik awal (start) untuk melakukan pemetaan (mapping) dan evaluasi menyeluruh terhadap BUMDes yang ada di Kabupaten Sikka.

​Beberapa poin penting yang ditekankan oleh Bupati Sikka mencakup:
​Evaluasi Menyeluruh dan Pilot Project; dimana dinas terkait dan para pendamping desa diminta melakukan pemetaan BUMDes yang sehat dan potensial untuk dijadikan pilot project percontohan.
​Kemitraan Strategis; yaitu mendorong sinergi BUMDes dengan lembaga keuangan seperti Bank NTT melalui penyaluran KUR, BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan tenaga kerja, serta kemitraan dengan sektor swasta dan UMKM.

​Penguatan Kapasitas dan Legalitas; yaitu dengan nemfasilitasi tata kelola kelembagaan, legalitas hukum, dan manajemen keuangan agar BUMDes memiliki posisi tawar yang kuat dalam rantai pasok ekonomi desa.
​Kejelasan Peran dengan Koperasi; Memberikan pemahaman dan gambaran yang jelas mengenai perbedaan fungsi serta sinergi antara BUMDes dan koperasi desa.

​Acara dilanjutkan dengan diskusi dan agenda pembentukan kepengurusan Asosiasi BUMDes Kabupaten Sikka yang diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi, konsolidasi, dan bertukar pengalaman antar pengurus BUMDes se-Kabupaten Sikka.

Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250