KAKI Jatim desak Kapolri rombak total pimpinan Polri di Jatim agar lebih dekat dengan masyarakat.
JAKARTA — DETIKREPORTASE.COM | Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur secara tegas menyampaikan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto untuk melakukan perombakan total terhadap jajaran perwira, baik di tingkat Perwira Tinggi (Pati), Perwira Menengah (Pamen), hingga Perwira Pertama (Pama) yang telah lama memegang posisi strategis di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua KAKI Jawa Timur, Moh. Hosen, menyikapi dinamika mutasi dan rotasi di tubuh Korps Bhayangkara yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Menurutnya, penyegaran kepemimpinan mutlak diperlukan demi menjaga kesetabilan institusi serta mengembalikan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Soroti Kedekatan Pimpinan Wilayah dengan Masyarakat
Dalam pandangannya, Hosen menilai sejumlah pimpinan kepolisian di wilayah Provinsi Jawa Timur selama ini terkesan eksklusif dan kurang bersentuhan langsung dengan aspirasi publik. Hal tersebut dinilai bertolak belakang dengan komitmen utama Kapolri yang mengusung semangat “Polri Bersama Masyarakat”.
“Selama ini pimpinan wilayah di kepolisian di wilayah Provinsi Jawa Timur dinilai hanya dekat dengan jajaran dan jauh dari masyarakat, ini bertolak belakang dengan komitmen Jendral Suyudi Ario Seto bahwa Polri Bersama Masyarakat,” ujar Hosen KAKI, Sabtu (3/10/2026).
Pihaknya berharap perombakan menyeluruh tidak hanya menyentuh level perwira tinggi di tingkat Markas Besar, tetapi juga merambah ke jajaran pimpinan di tingkat daerah—termasuk posisi Kapolda Jatim hingga jajaran kapolres dan kasat di berbagai wilayah—guna menghadirkan wajah baru pelayanan kepolisian yang lebih transparan dan humanis.
KAKI Jatim Siap Lakukan Investigasi Pengawasan
Sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam mengawal reformasi di tubuh penegak hukum, KAKI Jatim menyatakan akan menurunkan tim investigasi independen untuk memantau kinerja para pejabat kepolisian di daerah, mulai dari tingkat polres hingga polsek.
Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa penempatan personel di posisi-posisi strategis benar-benar diisi oleh figur yang kapabel, berintegritas, serta mampu merespons kebutuhan dan rasa keadilan masyarakat secara nyata.
Perombakan besar-besaran yang digulirkan oleh kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membersihkan birokrasi kepolisian dari pola-pola lama, serta memperkuat soliditas institusi dalam mengawal penegakan hukum di tanah air.
✍ Reportase : Redho Fitriyadi | Editor : Redaksi | Jakarta – DKI Jakarta.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.





