BKAD Lawu Sejahtera Kecamatan Plaosan menggelar Musyawarah Antar Desa untuk merumuskan agenda tahun 2027.
MAGETAN — DETIKREPORTASE.COM | Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Lawu Sejahtera Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menggelar Musyawarah Antar Desa (MAD) dalam rangka membahas perencanaan kegiatan tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Lembah Serimpi, Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Jumat (18/9/2026), dihadiri Camat Plaosan Ayudya Primasmoro, S.STP., M.Si., jajaran BKAD, Forkopimca, kepala desa, sekretaris desa, serta unsur terkait lainnya.
Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas arah kegiatan dan memperkuat komunikasi antar desa. Kecamatan Plaosan sendiri terdiri atas 13 desa dan dua kelurahan.
Perencanaan Jadi Dasar Kegiatan 2027
Camat Plaosan Ayudya Primasmoro menekankan pentingnya kerja sama antar desa dalam menyusun kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sinergitas kerjasama antar desa, tetap, menjaga kekompakan, menyamakan persepsi untuk kegiatan bersama guna meningkatkan pelayanan kemasyarakatan yang lebih baik,” ujar Ayudya.
Perencanaan bersama di tingkat antar desa juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan program pembangunan. Dalam perencanaan pembangunan Magetan 2027, pemerintah daerah turut menekankan pentingnya program yang berbasis kebutuhan, sinergi lintas sektor, dan pemerataan pembangunan.
BKAD Lawu Sejahtera Beranggotakan 13 Desa
Wakil Ketua BKAD Lawu Sejahtera, Kunjani Widaya, S.Pt., menyampaikan bahwa perencanaan kegiatan diharapkan semakin memperkuat kekompakan antar desa.
“Dengan adanya Program perencanaan kegiatan berharap lebih kompak, BKAD Lawu Sejahtera beranggotakan 13 desa,” katanya.
Keberadaan BKAD menjadi wadah koordinasi untuk membangun komunikasi antar pemerintah desa, termasuk ketika terdapat kegiatan yang membutuhkan kerja sama lintas wilayah.
Didorong Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Pembahasan program 2027 diharapkan tidak berhenti pada penyusunan agenda, tetapi dapat diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat di masing-masing desa.
Sejumlah perencanaan pembangunan desa di Magetan juga tengah memasuki tahapan penyusunan program 2027 melalui forum musyawarah desa. Proses tersebut menjadi ruang untuk menghimpun aspirasi dan menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan serta kemampuan anggaran.
Melalui MAD BKAD Lawu Sejahtera, komunikasi antar 13 desa diharapkan semakin terbuka. Hasil pembahasan selanjutnya dapat menjadi bahan untuk menyusun kegiatan yang lebih terarah, partisipatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
✍️ Penulis : Daen | Editor : Redaksi | Magetan – Jawa Timur.
DETIKREPORTASE.COM : Membuka Fakta, Menjaga Integritas Pelayanan Publik.





