Olahraga

Dispora FC Dalam Bahaya! Mainkan 12 Pemain, Denda Rp90 Juta Menanti

×

Dispora FC Dalam Bahaya! Mainkan 12 Pemain, Denda Rp90 Juta Menanti

Sebarkan artikel ini

Binjai I detikreportase-Laga pamungkas perebutan juara Grup B Piala Soeratin U-17 Sumatra Utara yang mempertemukan Dispora FC dan Binjai City SC di Lapangan Spobda Sumut, Pada Minggu (13/9/2026), menjadi sorotan.

Pasalnya, saat pertandingan terjadi, tim Dispora FC melawan Binjai City SC diketahui berjumlah tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan di dalam dunia persepakbolaan dengan menghadirkan jumlah pemain di lapangan sebanyak 12 orang.

Pada pertandingan tersebut, Dispora FC sukses mengunci kemenangan tipis dengan skor 3 gol kemenangan, sementara  Binjai City SC memperoleh skor 2 gol.

Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi, Kedua tim yang sama – sama mengoleksi sembilan poin memperagakan aksi jual beli serangan demi mengamankan juara grub yang otomatis akan maju ke babak semifinal.

Namun di tengah pertandingan berlangsung, tim ofisial Binjai City FC menyadari kalau jumlah pemain di kubu lawan tidak sesuai dengan ketentuan, yakni melibatkan jumlah pemain sebanyak 12 orang.

Sontak saja manajemen Bincai City SC melayangkan protes keras, dan melakukan investigasi lapangan dengan menghitung jumlah pemain aktiv di lapangan, akhirnya memang benar di temukan adanya kecurangan yang terjadi.

Salah satu pengamat sepak bola yang pada saat itu sedang menyaksikan pertandingan saat di tanyai komentarnya mengatakan, kejadian ini adalah salah satu bukti ketidak telitian wasit untuk menghitung jumlah para pemain aktiv yang akan berlaga dilapangan.

“Lucu saja lihatnya, kok bisa terjadi hal ini, mungkin di dunia baru di Kota Binjai hal ini terjadi, dan ini dapat mencoreng nama baik PSSI” sebutnya yang identitasnya tidak mau diberitakan saat ditemui dilokasi pertandingan. (13/9/2026)

Menurutnya, dalam aturan PSSI sudah dijelaskan pada pasal Pasal 56 ayat (1) butir (IV) tentang Pemain Tidak Sah, pemain yang melebihi ketentuan atau melanggar ketentuan dapat diberikan sanksi dinyatakan kalah, dan akan dikenakan sanksi pemotongan skor 3 point, untuk sanksi finansialnya diwaibkan membayar denda sebesar Rp.90 juta.

“Dispora FC secara aturan itu sudah dapat di kenakan sanksi, mulai dari pemotongan skor 3 point, membayar denda, dan dinyatakan kalah” tambahnya.

Sementara penjelasan resmi Match Commissioner Ginan Nugroho yang saat itu turun tangan langsung mengatakan, bahwa instruksi pergantian pemain tidak terdengar oleh personel yang seharusnya ditarik keluar, hal itu langsung di ucapkannya melalui pegeras suara menggunakan mikrofon stadion.

Ditempat terpisah, Manajer  Binjai City SC, Ferdy Yupa, menilai kasus ini telah mencederai nilai fundamental fair play.”Apapun alasannya, bermain dengan 12 orang di lapangan adalah bentuk ketidakjujuran dalam sepak bola. Kami sangat menyayangkan kelalaian ini,” tegas Ferdy saat dihubungi awak media melalui sambungan whatsappnya.

Tidak main-main, manajemen Binjai City SC langsung mengambil sikap ekstrem. Mereka menuntut Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada tim Dispora FC dan seluruh perangkat pertandingan yang bertugas.

Jika tuntutan ini diabaikan, Binjai City mengancam akan menarik diri secara total dari seluruh kompetisi resmi di Sumatra Utara, termasuk Piala Soeratin dan Liga 4.(IHM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250