Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago Tinjau Warga Terdampak Gempa di Iligai; Pastikan Verifikasi Teknis Rumah Rusak
MAUMERE, SIKKA — DETIKREPORTASE.COM | Di tengah upaya pemulihan pascagempa tektonik yang melanda Nusa Tenggara Timur, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Iligai, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Rabu (2/9/2026).
Kunjungan orang nomor satu di Sikka ini difokuskan pada peninjauan wilayah terdampak parah, khususnya di Dusun Hubing dan Dusun Wolowukak. Dalam dialog bersama warga, Juventus mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mulai merintis kembali aktivitas harian secara bertahap seiring situasi yang berangsur kondusif. Kendati demikian, persoalan tempat tinggal masih menjadi kendala mendesak karena sebagian warga korban gempa masih terpaksa bertahan di tenda-tenda pengungsian maupun pondok darurat.
39 Rumah Rusak Berat, Pemerintah Desa Ungkap Data Lengkap
Penjabat (Pj.) Kepala Desa Iligai, Herlin Lado Powo, memaparkan data resmi hasil pendataan sementara pemerintah desa. Tercatat sebanyak 409 jiwa dari 138 kepala keluarga (KK) merasakan dampak langsung dari guncangan gempa tersebut.
Secara keseluruhan, terdapat 106 unit rumah warga yang mengalami kerusakan dengan rincian:
- 39 unit rumah mengalami rusak berat.
- 23 unit rumah mengalami rusak sedang.
- 44 unit rumah mengalami rusak ringan.
Sebaran kerusakan ini melintasi empat dusun di Desa Iligai, yakni Dusun Hubing (39 unit), Dusun Wolowukak (24 unit), Dusun Puho (23 unit), dan Dusun Baoletet (20 unit). Tingginya angka kerusakan berat membuat puluhan keluarga belum dapat kembali ke kediaman mereka dan menanti kepastian pembangunan hunian kembali.
Bupati Juventus: Verifikasi Teknis Jadi Dasar Penanganan
Menanggapi keluh kesah warga yang mendambakan perbaikan tempat tinggal, Bupati Juventus menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menurunkan tim teknis untuk melakukan verifikasi ulang terhadap tingkat kerusakan bangunan.
“Dari verifikasi Tim teknis ini akan ditetapkan status kerusakan berat, sedang dan ringan,” ungkap Juventus.
Langkah verifikasi ini dinilai krusial agar bantuan rehabilitasi maupun rekonstruksi rumah warga tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi rill di lapangan. Selain itu, pihak pemerintah desa juga diinstruksikan untuk segera memperbarui pengajuan logistik serta kebutuhan mendesak bagi warga di tenda darurat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka.
Masa Tanggap Darurat Sikka Diperpanjang hingga 11 September 2026
Kunjungan ke Desa Iligai ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan darurat yang lebih luas pascagempa dahsyat berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026 lalu.
Mengingat masih banyaknya infrastruktur vital—termasuk akses jalan, sarana air bersih, dan hunian warga—yang memerlukan perbaikan masif, Pemerintah Kabupaten Sikka resmi memperpanjang masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus hingga 11 September 2026.
Kehadiran Bupati Sikka di tengah para penyintas gempa Iligai diharapkan mampu mempercepat proses birokrasi penanganan darurat sekaligus memberikan kepastian konkret mengenai kapan hunian layak bagi 39 kepala keluarga dengan kerusakan berat dapat segera dibangun kembali.
✍️ Penulis : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Maumere – Sikka
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Pemulihan Warga dan Kepastian Hunian Pascagempa.





