Menteri PU Dody Hanggodo Genjot Tol Kayuagung–Palembang–Betung Rampung Bertahap; Waktu Tempuh Pangkas Jadi Satu Jam
SUMATERA SELATAN — DETIKREPORTASE.COM | Komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur konektivitas di Pulau Sumatera melalui proyek strategis nasional Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) terus menunjukkan progres signifikan. Salah satu fokus utama pengerjaan saat ini diarahkan pada ruas Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung yang terletak di wilayah Provinsi Sumatera Selatan guna mendongkrak efisiensi mobilitas dan jalur logistik regional.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa jajarannya secara intensif mengawal percepatan penyelesaian konstruksi agar ruas tol tersebut dapat segera difungsikan dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat luas.
“Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Dody.
Progres Seksi 1 dan Seksi 2 Nyaris Rampung, Target Tuntas Kuartal III 2026
Pembangunan fisik ruas Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung dikelompokkan ke dalam beberapa seksi pengerjaan dengan tingkat kesiapan yang berbeda-beda.
Berdasarkan laporan teknis Kementerian PU, percepatan difokuskan pada dua seksi utama yang progresnya sudah mendekati tahap akhir:
Seksi 1 (Kramasan – Sungai Rengas): Progres konstruksi telah mencatatkan angka sekitar 92,07 persen.
Seksi 2 (Sungai Rengas – Pangkalan Balai): Menunjukkan kemajuan pesat dengan tingkat penyelesaian mencapai sekitar 89,88 persen.
Target Operasional: Kedua seksi prioritas tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada kuartal III 2026.
Seksi 3 (Pangkalan Balai – Betung): Saat ini proses konstruksinya masih berjalan dengan progres mencapai 51,82 persen dan dijadwalkan tuntas pada awal tahun 2027.
Dengan demikian, target tahun 2026 difokuskan pada penyelesaian ruas-ruas prioritas yang memiliki tingkat kesiapan tinggi terlebih dahulu, bukan keseluruhan megaproyek JTTS yang memang dikerjakan secara bertahap.
Waktu Tempuh Palembang–Betung Terpangkas Drastis dari 3 Jam Jadi 1 Jam
Manfaat paling fundamental yang bakal dirasakan langsung oleh para pengendara maupun pelaku usaha adalah efisiensi waktu perjalanan yang masif.
Selama ini, perjalanan darat dari Kota Palembang menuju Betung di Kabupaten Banyuasin kerap memakan waktu hingga tiga jam akibat kepadatan arus lalu lintas di jalur arteri eksisting. Kehadiran ruas tol ini diproyeksikan mampu memangkas durasi perjalanan tersebut menjadi hanya sekitar satu jam saja.
Pemangkasan waktu tempuh yang signifikan ini diyakini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal:
Efisiensi Logistik: Mempercepat distribusi barang, komoditas pangan, dan produk industri antarwilayah.
Kenyamanan Mobilitas: Menurunkan tingkat kelelahan pengemudi serta menekan biaya operasional kendaraan secara keseluruhan.
Tol Betung–Jambi Resmi Bertarif Sejak Agustus 2026
Percepatan konektivitas lintas provinsi di koridor Trans-Sumatera juga diperkuat dengan dioperasikannya segmen-segmen lain. Sebagai catatan penting, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir–Simpang Ness/Pijoan) telah resmi diberlakukan tarif secara penuh mulai 21 Agustus 2026, setelah sebelumnya melalui masa uji coba fungsional.
Melalui pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan ini, pemerintah berharap konektivitas darat di Sumatera semakin handal, roda perekonomian daerah berputar lebih cepat, serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dapat tumbuh secara merata.
✍️ Penulis : tim redaksi | editor : redaksi | Sumatera Selatan
DETIKREPORTASE.COM — Jalan Tersambung, Jarak Dipangkas, Ekonomi Sumatera Bergerak.





