Sumatra Utara

Dua Kali Diduga Tabrak Lari, Dua Pria Asal Sumbar Diamankan Massa di Pematangsiantar

×

Dua Kali Diduga Tabrak Lari, Dua Pria Asal Sumbar Diamankan Massa di Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini
Kondisi mobil yang dirusak massa di Pematangsiantar usai diduga melakukan tabrak lari.
Warga saat mengerumuni dan merusak kendaraan yang diduga melakukan tabrak lari dua kali di Pematangsiantar, Jumat (21/8/2026).

Mobil Dikepung Warga di Jalan Merdeka Usai Tabrak Pengguna Jalan, Polisi Amankan Pengemudi

PEMATANGSIANTAR — DETIKREPORTASE.COM | Suasana Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, mendadak memanas pada Jumat (21/8/2026) siang. Sebuah mobil yang diduga terlibat kecelakaan lalu lintas dan kemudian meninggalkan lokasi kejadian menjadi sasaran amukan massa.

​Dua pria asal Sumatera Barat yang berada di dalam mobil tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah warga mengepung kendaraan yang mereka tumpangi. Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik setelah video mobil yang dikepung dan dirusak massa beredar luas di media sosial, menunjukkan bagian kaca kendaraan yang pecah akibat kemarahan warga.

​Berawal dari Dugaan Tabrak Lari Pertama di Jalan Gereja

​Berdasarkan sejumlah laporan, insiden ini bermula di kawasan persimpangan SKI, Jalan Gereja, Pematangsiantar. Mobil yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial Sapriadi (47) tersebut awalnya diduga menabrak seorang pengguna jalan.

​Alih-alih menghentikan kendaraannya untuk bertanggung jawab, pengemudi justru melanjutkan perjalanan. Dalam pemeriksaan awal kepolisian, Sapriadi berdalih bahwa dirinya panik usai diteriaki oleh warga sekitar, sehingga memilih untuk menginjak pedal gas dan meninggalkan lokasi kejadian.

​Pelarian kendaraan tersebut berlanjut hingga ke kawasan Jalan Merdeka. Tepat di depan Kantor Cabang Bank BRI Pematangsiantar, mobil itu kembali diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor. Akibat tabrakan kedua ini, korban dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Vita Insani Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

​Warga Kejar Pelaku hingga Kendaraan Menggunakan Pelat Palsu

​Dugaan tabrak lari untuk kedua kalinya ini memicu kemarahan warga dan pengguna jalan yang kemudian melakukan pengejaran. Massa yang geram akhirnya berhasil mengepung mobil tersebut hingga tidak bisa bergerak di kawasan Jalan Gereja.

​Sejumlah warga yang tersulut emosi sempat merusak bodi kendaraan dan memecahkan kaca mobil sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi. Petugas langsung bergerak cepat mengamankan kedua pria di dalam mobil untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang lebih parah. Keduanya beserta kendaraan yang diduga menggunakan nomor polisi palsu (BK 1827 NW) langsung digelandang ke Unit Satlantas Polres Pematangsiantar.

​Dalam pemeriksaan sementara, salah satu pria yang diamankan sempat mengaku berprofesi sebagai wartawan dan berdalih sedang dalam perjalanan dari Samosir menuju Tebing Tinggi untuk tugas peliputan. Kendati demikian, seluruh pengakuan tersebut masih didalami secara intensif oleh pihak kepolisian.

​Hingga kini, pihak Polres Pematangsiantar masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk memeriksa kondisi pengemudi, memverifikasi identitas serta keabsahan pelat nomor kendaraan, dan menyelidiki kemungkinan adanya pengaruh zat terlarang saat berkendara. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan untuk selalu taat aturan dan tidak melarikan diri saat terjadi kecelakaan, sekaligus mengimbau masyarakat agar menyerahkan penegakan hukum sepenuhnya kepada aparat berwajib.

​✍️ Tim Redaksi | Editor: Redaksi | detikreportase.com | Pematangsiantar – Sumatera Utara

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250