Sumatra Selatan

Tak Mengenal Lela Perjuangan, BPBD Musi Rawas Padamkan Karhutla di Dua Lokasi Sekaligus

×

Tak Mengenal Lela Perjuangan, BPBD Musi Rawas Padamkan Karhutla di Dua Lokasi Sekaligus

Sebarkan artikel ini
Tim TRC BPBD Musi Rawas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan TPK.
Petugas BPBD Musi Rawas saat berjuang memadamkan titik api karhutla di Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan TPK, hingga Sabtu dini hari (15/8/2026).

Kepala BPBD H. A. Darsan Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

MUSI RAWAS | DETIKREPORTASE.COM – Dedikasi dan perjuangan tanpa kenal lelah ditunjukkan oleh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam menaklukkan amukan si jago merah. Di tengah ancaman musim kemarau, tim pemadam harus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua titik berbeda dalam kurun waktu satu hari, Jumat (14/8/2026) hingga Sabtu dini hari (15/8/2026).

​Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Musi Rawas, H. A. Darsan, mengungkapkan bahwa dalam sehari pihaknya mendapati laporan dua titik karhutla yang melanda wilayah Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, serta Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK).

​Begitu merampungkan penanganan di Desa Durian Remuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Musi Rawas langsung bergerak cepat menuju lokasi kedua di Desa Simpang Gegas Temuan untuk melakukan penyisiran dan pemadaman hingga larut malam.

​5 Hektar Lahan Sawit Berhasil Dipadamkan Selama 5 Jam

​Operasi pemadaman karhutla di Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan TPK, tercatat dimulai sejak pukul 19.30 WIB. Di lokasi tersebut, api melahap lahan mineral bervegetasi semak belukar yang berada di area perkebunan kelapa sawit dengan estimasi luas mencapai kurang lebih 5 hektar.

​Meskipun sumber awal api belum diketahui secara pasti, petugas di lapangan harus bekerja ekstra keras di tengah gelapnya malam. Dengan mengerahkan 1 unit armada khusus Mobil Damkarhutla Tanki milik BPBD, tim membutuhkan waktu sekitar 5 jam penuh sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 01.00 WIB dini hari.

​“Kendati sudah menjadi tugas dan wewenang kami, perjuangan personel di lapangan sungguh luar biasa, terlebih proses pemadaman di Simpang Gegas Temuan yang harus berlangsung hingga larut malam demi mencegah api meluas,” ujar H. A. Darsan.

​Kalak BPBD Mura Imbau Masyarakat Tidak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

​Menyikapi insiden beruntun ini, H. A. Darsan tak henti-hentinya memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Kabupaten Musi Rawas agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di musim kemarau.

​Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran terbuka saat membersihkan atau membuka lahan pertanian baru. Warga juga diminta untuk tidak sembarangan membakar sampah di area terbuka serta menghindari kebiasaan buruk membuang puntung rokok sembarangan, terutama di dekat lahan yang kering dan mudah terbakar.

​“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran terbuka. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat desa, BPBD, atau pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api meluas,” pungkasnya.

​✍️ Heri | Editor : Redaksi | detikreportase.com | Musi Rawas – Sumatera Selatan

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250